Dahlan Iskan

Nonton Liga Champhions Sendirian
Aktivitas Disway

Nonton Liga Champhions Sendirian

Bar itu begitu besarnya. Tapi pengunjungnya begitu sedikitnya. Bahkan final Liga Champions yang heboh di Indonesia itu tidak menarik minat orang-orang Amerika untuk menontonnya. Jadilah saya satu-satunya pengunjung sport bar di kota Laredo, di Negara Bagian Texas itu. Sekaligus satu-satunya penonton siaran langsung Champions League. Kali ini saya kurang beruntung: menikmati siaran dalam bahasa Spanyol….

Ribuan Kilometer Kansas – Boston
Catatan Harian, Humaniora

Ribuan Kilometer Kansas – Boston

Oleh: Dahlan Iskan Berita dari Boston itu masuk ke HP saya. Tentang kepastian jadwal rapat di MIT. Masih ada waktu empat hari. Beberapa agenda di Hays bisa saya tunda. Termasuk lanjutan diskusi kredit untuk petani. Jadwal ke Columbia saya majukan: lihat reaktor riset Universitas Missouri. Saya putuskan juga: ke Boston jalan darat. Toh tim saya…

Rahasia Hape Imam Tarawih
Catatan Harian, Humaniora

Rahasia Hape Imam Tarawih

Pokoknya beres. Setelah tahu rumah itu adalah masjid, saya merasa bebas: bisa datang kapan saja. Tidak dikunci: pagarnya maupun pintu masjidnya. Saya juga sudah hafal bahwa yang seperti pintu itu adalah satu-satunya pintu. Saya juga sudah hafal. Jadwal maghribnya pukul 9 malam. Dan Isyanya pukul 11 malam. Saya sudah hafal tidak ada subuh, dhuhur dan…

Trump Kecele Lagi
Catatan Harian, Internasional

Trump Kecele Lagi

Oleh: Dahlan Iskan Ia sewot: tidak mau ber-summit dengan Presiden Trump. Padahal Trump sudah begitu gegap gempitanya. Tempat summit-nya pun sudah ditentukan: Singapura. Bahkan Trump sudah seperti menitikkan air liur: bisa dapat hadiah Nobel perdamaian. Ia memilih tiba-tiba: summit sendiri dengan Xi Jinping. Diam-diam. Di kota Dalian, Tiongkok. Yang begitu dekat dengan Pyongyang. Ibukota Korea…

Jumat Sukses di Hays
Catatan Harian, Humaniora

Jumat Sukses di Hays

Hampir satu jam saya sendirian di rumah itu. Eh… masjid itu. Sambil lihat-lihat apa yang tertempel di dinding: sebuah AC-jendela yang lama. Kalimat-kalimat pujian dalam bahasa Arab. Tertempel pula teguran dari Pemda: harus membayar sesuatu. Dan harus melengkapi beberapa syarat perizinan yang belum ada. Oh… di dinding itulah tertempel: salat Jumatnya pukul 14:35. Ada juga…

Wanita Mongol Itu Kembali Nongol
Catatan Harian, Humaniora

Wanita Mongol Itu Kembali Nongol

Najib Razak sudah tidak berkuasa lagi. Tapi Amina tetap tidak bisa pulang. Sudah mati di jurang. Bala juga tidak bisa pulang. Keburu meninggal karena serangan jantung. Raja Petra mungkin bisa pulang. Dari persembunyiaannya di Manchester, Inggris. Kopral Polisi Sirul Azhar mungkin ingin pulang. Dari pelariannya di Australia. Abdul Razak mungkin ingin pergi. Begitu juga Kol…

Jumat Balas Dendam
Catatan Harian, Humaniora

Jumat Balas Dendam

  Alamat itu benar. Tetap benar. Masih benar. Masjidnya di rumah itu. Di pojokan itu. Di dalam pagar kayu yang rapat itu. Itulah satu-satunya rumah yang ada pagarnya di kota Hays. Yang tidak pernah ada tanda-tanda kehidupan itu. Begitulah hasil penelusuran saya. Trims, pembaca ikut menelusuri keberadaannya. Hari Jumat berikutnya saya ke pojokan itu lagi….

Minoritas Sempurna
Catatan Harian, Komentar Ft Komentar

Minoritas Sempurna

>>>>Saifudin, May 19, 2018: Perjalanan yang istimewa, sahur dan buka puasa di 2 negara bagian. Istimewa karena di apit 2 mahasiswa indonesia. Komentar Disway: Saya juga tidak menyangka bisa bertemu dua teman mahasiswa Indonesia di Columbia University Missouri. Satu asal Bondowoso. SMA-nya di Malang. Naadaa namanya. Sudah selesai S1 dan S2 elektro. Lagi S3. Satu…

Puasa Pertama di Dua Negara
Aktivitas Disway

Puasa Pertama di Dua Negara

Disway melewati hari pertama bulan Ramadan di dua negara bagian Amerika Serikat. Sahur pertama di kota kecil Hays, di pedalaman negara bagian Kansas. Buka puasa pertama di kota Columbia, negara bagian Missouri. Di sebuah masjid, di dekat kampus Missouri University yang indah. Tampak dalam foto, Disway diapit dua mahasiswa asal Indonesia, saat berbuka puasa.

Pahlawan Sichuan
Catatan Harian, Humaniora

Pahlawan Sichuan

Kaca depan pilot itu copot. Minggu lalu. Di udara Tiongkok. Pada ketinggian 32.000 kaki. Sama dengan yang terjadi di South West Airline di Amerika. Bulan lalu. Badan pilot kesedot tiba-tiba. Ke arah jendela yang terbuka. Akibat perbedaan tekanan udara. Tapi badan pilot hanya doyong. Rambutnya yang pendek tidak sampai melambai-lambai ke arah jendela. Sang pilot…

1 2 3 4 5

Email:likedisway@gmail.com

Follow me on Twitter
Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,339 other subscribers

EnglishIndonesian