Humaniora

Lebaran di Rumah Sakit
Aktivitas Disway, Humaniora, Terbaru

Lebaran di Rumah Sakit

Oleh: Dahlan Iskan Sesekali lebaran di rumah sakit: istri saya baru keluar dari ICU di malam takbiran. Alhamdulillah juga. Pertanda baik. Toh bisa nonton pembukaan piala dunia di kamar perawatan. Yang kurang greget itu. Saya tidur di rumah sakit. Anak-anak saya ngurusi anak-anak mereka. Agar pukul 4.30 bisa bangun. Lalu kumpul di rumah sakit: untuk…

Serunya Bukber di Kunming
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Serunya Bukber di Kunming

Oleh: Dahlan Iskan Siapa pun tahu: beli tiket mendadak itu sulit. Terutama menjelang Lebaran seperti ini. Tapi saya harus pulang. Semendadak ini. Menjelang lebaran ini. Istri saya masuk rumah sakit. Batu di ginjalnya bikin infeksi. Dengan segala komplikasinya. Segi baiknya: istri saya terpaksa mau dioperasi. Setelah sekian lama sulit dirayu. Saya tahu: tidak mudah cari…

Masjid di Depok-nya Dallas
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Masjid di Depok-nya Dallas

Oleh: Dahlan Iskan Inilah masjid Amerika terakhir yang didatangi Dahlan Iskan sebelum mendadak pulang ke tanah air Saya sengaja tidak bermalam di Dallas. Sudah sering. Cari tempat parkirnya sulit. Juga mahal. Di kota sebesar St Louis saja ampun-ampun: satu malam Rp 600.000. Apalagi kota sebesar Dallas. Saya pernah parkir di Washington DC: Rp 1 juta…

Menjadi Aneh di Hussainiah
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Menjadi Aneh di Hussainiah

Oleh: Dahlan Iskan Kami masih nyamil saat sang imam maju ke tempatnya. Ada 20-an orang di dalam masjid Syiah di San Antonio, Texas ini. Imam duduk bersimpuh di atas sajadah. Memandang benda bulat pipih di depannya. Lalu menggeser turbah itu agar persis di posisi dahinya saat sujud nanti. Salah satu anak muda berdiri. Mengumandangkan adzan….

Setengah Suni Setengah Syiah
Catatan Harian, Humaniora, Terbaru

Setengah Suni Setengah Syiah

Oleh: Dahlan Iskan Akhirnya saya sadar. Bahwa saya telah berada di dalam masjid Syiah. Bayangan saya pun flash back: ingat saat saya ke kota suci Qum, Iran. Enam tahun lalu. Ingat saat saya ke Iraq. Lima tahun lalu: ke makam Syeikh Abdul Qadir Jaelani di Baghdad. Dan ke masjid Sayidina Hussein di Karbala. Saya juga…

Kesasar ke Masjid di San Antonio 
Catatan Harian, Humaniora

Kesasar ke Masjid di San Antonio 

Oleh: Dahlan Iskan Saya terbiasa minta tolong Google. Untuk mencari masjid terdekat. Google itu Islam. Ngerti kata masjid. Tidak harus ditulis mosque. Dia itu juga Kristen. Juga Hindu. Juga Budha. Juga Konghucu. Juga tidak beragama. Waktu tiba di San Antonio sudah pukul 18.00. Saya order ‘Masjid in San Antonio, Texas’. Muncullah lima lokasi masjid. Dengan…

Ke Mana Anwar Ibrahim?
Catatan Harian, Humaniora

Ke Mana Anwar Ibrahim?

Oleh: Dahlan Iskan Ejek-mengejek mulai terjadi di Malaysia. Saat reformasi baru akan berumur satu bulan. Mantan perdana menteri Najib Razak sudah mulai berkomentar. Kebetulan Menkeu baru Lim Guang Eng memang agak sembrono. Guang bilang fundamental ekonomi Malaysia baik. Mungkin untuk membuat para investor tidak kabur. Najib pun bersorak-twitter: Belum satu bulan berkuasa. Pakatan Harapan sudah…

Beda Manajemen Beda Hasil
Catatan Harian, Humaniora

Beda Manajemen Beda Hasil

Oleh: Dahlan Iskan Senin lalu libur. Hari pahlawan di Amerika. Pahlawan yang meninggal dalam perang yang mana saja. Itu berarti libur tiga hari. Karena itu Jumat sore sebelumnya lalu-lintas lebih padat. Penerbangan ke banyak kota penuh. Harga tiketnya naik hampir dua kali. Padahal hari-hari itu saya harus ke Dallas. Di negara bagian Texas. Tidak ada…

Mosque of Laredo  
Catatan Harian, Humaniora

Mosque of Laredo  

Saya datang terlalu awal: pukul 8 malam. Matahari masih bersinar perkasa. Pintu halaman masjid itu masih tertutup. Tidak dikunci. Pintu dua sisi. Teralis besi. Saya turun dari mobil. Saya dorong ke dalam. Tidak bisa. Jalan masuk itu menanjak. Saya tarik ke sini. Gak bisa. Nyangkut. Saya goyang-goyang. Suaranya keras. Takut rusak. Saya tinggal dulu masjid…

Syukuran Arab Hays
Catatan Harian, Humaniora

Syukuran Arab Hays

Saya dapat kiriman buka puasa. Dari Rochman Budiyanto. Wartawan intelektual. Humoris. Satiris. Kirimannya berupa hadits. Via WA. Sohih Bukhori Muslim. Intinya: harusnya saya memang begitu. Sejajar dengan imam. Kalau hanya berdua. Tentu saya tahu hadits itu. Tapi sejak kecil sudah diajari tawadhuk. Rasanya tidak sopan sejajar dengan imam. Apalagi imamnya bapak saya. Wahai para santri:…

1 2 3 4 6

Email:likedisway@gmail.com

Follow me on Twitter
Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 2,643 other subscribers

EnglishIndonesian