Humaniora

Rosma Setelah Tinggalkan Penyiar TV
Catatan Harian, Highlight, Humaniora, News

Rosma Setelah Tinggalkan Penyiar TV

Oleh: Dahlan Iskan Ini adegan pertama.  Bintang utamanya dua: Xavier dan Clare. Dua nama yang minggu lalu jadi trending topik di Malaysia. Xavier adalah orang yang pegang data asli. Tentang mega korupsi di 1MDB. Yang melibatkan Najib Razak itu. Yang hasil korupsinya mengalir ke mana-mana: ke para pimpinan partai UMNO, ke ketua partai Islam PAS,…

Mengunjungi Pesantren Pertama di Amerika
Catatan Harian, Humaniora

Mengunjungi Pesantren Pertama di Amerika

Disway tidak mampir ke New York. Itu bukan meniru judul novel Ayu Utami: “Laela Tidak Mampir New York”. Tapi saya benar-benar tidak sempat mampir. Saya hanya lewat high way di sebelahnya. Hanya lihat New York dari balik kaca mobil. Gedung-gedungnya. Cahayanya. Siluetnya. Hari itu agak ‘kesusu’. Begitu rapat di MIT selesai, saya langsung cabut. Meski…

Insya Allah Aku Lilo, Madrid
Catatan Harian, Humaniora

Insya Allah Aku Lilo, Madrid

Saya lemes saat nulis ini. Bahkan sudah lemes sejak menit ke 30-an final Piala Champions itu. Lemes. Kesel. Kasihan. Pasrah. Akhirnya…. tawakkal billah…. barang siapa marah di bulan puasa akan terhapus airmata putihnya. Saya tidak menangis. Biar pun Liverpool kalah. Tidak sampai seperti Via Vallen. Yang menangis sampai air mata putihnya keluar. Kata ‘air mata…

Ribuan Kilometer Kansas – Boston
Catatan Harian, Humaniora

Ribuan Kilometer Kansas – Boston

Oleh: Dahlan Iskan Berita dari Boston itu masuk ke HP saya. Tentang kepastian jadwal rapat di MIT. Masih ada waktu empat hari. Beberapa agenda di Hays bisa saya tunda. Termasuk lanjutan diskusi kredit untuk petani. Jadwal ke Columbia saya majukan: lihat reaktor riset Universitas Missouri. Saya putuskan juga: ke Boston jalan darat. Toh tim saya…

Rahasia Hape Imam Tarawih
Catatan Harian, Humaniora

Rahasia Hape Imam Tarawih

Pokoknya beres. Setelah tahu rumah itu adalah masjid, saya merasa bebas: bisa datang kapan saja. Tidak dikunci: pagarnya maupun pintu masjidnya. Saya juga sudah hafal bahwa yang seperti pintu itu adalah satu-satunya pintu. Saya juga sudah hafal. Jadwal maghribnya pukul 9 malam. Dan Isyanya pukul 11 malam. Saya sudah hafal tidak ada subuh, dhuhur dan…

Jumat Sukses di Hays
Catatan Harian, Humaniora

Jumat Sukses di Hays

Hampir satu jam saya sendirian di rumah itu. Eh… masjid itu. Sambil lihat-lihat apa yang tertempel di dinding: sebuah AC-jendela yang lama. Kalimat-kalimat pujian dalam bahasa Arab. Tertempel pula teguran dari Pemda: harus membayar sesuatu. Dan harus melengkapi beberapa syarat perizinan yang belum ada. Oh… di dinding itulah tertempel: salat Jumatnya pukul 14:35. Ada juga…

Wanita Mongol Itu Kembali Nongol
Catatan Harian, Humaniora

Wanita Mongol Itu Kembali Nongol

Najib Razak sudah tidak berkuasa lagi. Tapi Amina tetap tidak bisa pulang. Sudah mati di jurang. Bala juga tidak bisa pulang. Keburu meninggal karena serangan jantung. Raja Petra mungkin bisa pulang. Dari persembunyiaannya di Manchester, Inggris. Kopral Polisi Sirul Azhar mungkin ingin pulang. Dari pelariannya di Australia. Abdul Razak mungkin ingin pergi. Begitu juga Kol…

Jumat Balas Dendam
Catatan Harian, Humaniora

Jumat Balas Dendam

  Alamat itu benar. Tetap benar. Masih benar. Masjidnya di rumah itu. Di pojokan itu. Di dalam pagar kayu yang rapat itu. Itulah satu-satunya rumah yang ada pagarnya di kota Hays. Yang tidak pernah ada tanda-tanda kehidupan itu. Begitulah hasil penelusuran saya. Trims, pembaca ikut menelusuri keberadaannya. Hari Jumat berikutnya saya ke pojokan itu lagi….

Pahlawan Sichuan
Catatan Harian, Humaniora

Pahlawan Sichuan

Kaca depan pilot itu copot. Minggu lalu. Di udara Tiongkok. Pada ketinggian 32.000 kaki. Sama dengan yang terjadi di South West Airline di Amerika. Bulan lalu. Badan pilot kesedot tiba-tiba. Ke arah jendela yang terbuka. Akibat perbedaan tekanan udara. Tapi badan pilot hanya doyong. Rambutnya yang pendek tidak sampai melambai-lambai ke arah jendela. Sang pilot…

Gagal Jumatan di Hays
Catatan Harian, Humaniora

Gagal Jumatan di Hays

Saya gagal Jumatan. Tidak berhasil menemukan masjid. Padahal segera bulan puasa. Penting untuk tahu: di mana ada masjid. Waktu itu saya baru dua hari tiba di kota kecil ini: Hays. Pedalaman negara bagian Kansas. Satu setengah jam naik mobil dari SMA-nya anak saya dulu: Azrul Ananda. Begitu tiba di Hays saya buka Google. Apakah ada…

1 2 3 4 5 6

Email:likedisway@gmail.com

Follow me on Twitter
Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 2,643 other subscribers

EnglishIndonesian