Recall 7.000 Unit, India Larang Peluncuran Skuter Listrik Karena Banyak Terjadi Kasus Kebakaran

Recall 7.000 Unit, India Larang Peluncuran Skuter Listrik Karena Banyak Terjadi Kasus Kebakaran

Kasus skuter listrik terbakar sedang marak di India-businessinsider.in-

JAKARTA, DISWAY.ID - Produsen India recall 7.000 unit dan larang peluncuran skuter listrik karena banyak terjadi kasus kebakaran

Akibatnya, Kementerian Transportasi India meminta kepada produsen kendaraan listrik di India untuk tidak meluncurkan skuter dan sepeda listrik baru pada tahun ini sampai penyebab kebakaran tersebut terungkap dan diselesaikan.

Seperti dilansir Disway.id dari laman businessinsider.in, hal ini disebabkan oleh serentetan skuter listrik yang terbakar di sepanjang awal tahun 2022 sehingga terjadi penarikan (recall) sebanyak 7.000 unit skuter listrik dari berbagai merek.

"Pembuat EV juga telah dibujuk secara lisan untuk tidak meluncurkan kendaraan baru sampai kejelasan tentang penyebab kebakaran dan langkah-langkah yang diperlukan untuk menghentikannya telah ditetapkan," ujar Nitin Gadkari dari Kementerian Transportasi India.

Sebelumnya, Gadkari telah banyak menjatuhkan nama perusahaan EV setelah beberapa insiden skuter listrik yang terbakar. 

BACA JUGA:Gokil! Karim Benzema Sukses Torehkan 86 Gol di Liga Champions 17 Tahun Berturut-turut

Gadkari juga telah mengumumkan bahwa komite ahli telah dibentuk untuk menyelidiki insiden ini dan merekomendasikan tindakan perbaikan.

Menteri juga menambahkan, perusahaan yang ditemukan lalai akan dihukum dan harus melakukan reccall semua kendaraan yang rusak.

BACA JUGA:Ada Isyarat Koalisi Pilpres 2024 di Sela Safari Prabowo, Jerry Massie: Batu Tulis Sebagai Pengingat

Dalam beberapa kasus di India, pemilik skuter listrik juga ada yang meninggal dunia beberapa waktu lalu, serta istri dan anak korban juga mengalami luka serius.

Dari masalah tersebut, skuter listrik merek Okinawa merecall sebanyak 3.215 unit, merek Pure EV sebanyak 2.000 dan merek Ola sebanyak 1.441 unit.

BACA JUGA:Gadis Muba Dinikahi Bule, Kenalan dari Aplikasi Biro Jodoh

Businessinsider menulis, Ola S1 Pro adalah penarikan profil paling tinggi, dengan beberapa kasus malfungsi dan beberapa kasus kecelakaan kebakaran dilaporkan sejauh ini.

 

Sumber: