6 Tahap Pencarian Properti Bagi Pemula Menurut Ahli

6 Tahap Pencarian Properti Bagi Pemula Menurut Ahli

Komunitas property academy.-Pinhome-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Setiap orang menginginkan memiliki rumah yang didambakan.

Namun tak sedikit orang masih bingung saat proses pencarian rumah atau properti yang didambakan tersebut.

Padahal, saat akan membeli properti, penting untuk mengetahui tahapan pembeliannya.

Nah, sebagai bentuk literasi kepada masyarakat, Pinhome melalui Ahli Properti dan Pembiayaan Vina Yenastri membagikan sedikitnya 6 tahap dalam proses pencarian properti.

BACA JUGA:Rombongan Pengantar Pengantin di Majalengka Capai 3 Ribu Orang, Kang Emil: Indahnya Prosesi Menikah

Tahap-tahapan tersebut penting bagi pemula.

Menurut Vina, tahapan-tahapannya terdiri dari define, discovery, consideration, negotiation, transaction, dan post-transaction.

Dengan demikian, Vina berharap masyarakat dapat lebih bijak saat akan membeli properti pertamanya.

Di tahap define, sebut Vina, calon pembeli properti harus menetapkan jenis properti yang akan dibeli serta mengetahui budget pembelian properti yang sesuai.

BACA JUGA:Wow Panjang Banget, Rombongan Pengantin di Majalengka Capai 3 Ribu Orang

“Di tahap ini, kita udah mulai menentukan kriteria properti yang kita mau atau butuhkan seperti apa dan jenisnya apa aja. Lalu menentukan budget ini menjadi poin dasar utama ketika kita mencari properti. Budget kita untuk mencari properti berapa ya? Kemampuan kita untuk membeli properti berapa, lalu kita hitung-hitung, lalu kita masuk ke tahap discovery,” kata Vina dalam Bahas Tuntas Properti by Property Academy Pinhome.

Kedua, di tahap discovery, calon pembeli sudah mulai mencari properti yang sesuai dengan kebutuhan dan juga membuat skala prioritas properti berdasarkan preferensi.

BACA JUGA:Ini Link dan Persyaratan Seleksi 6 Jabatan Eselon 1 Kementerian Agama

“Di tahap ini, kita sudah mulai mencari-cari properti yang sesuai dengan kriteria yang kita butuhkan dan sesuai dengan budget kita, dan kita sudah mulai urutkan skala prioritasnya berdasarkan preferensi, karena untuk mencari properti itu ada yang jaraknya dekat, lebih jauh, atau aksesnya lebih sulit, itu ada macam-macam. Tiap individu berbeda. Jadi harus ditentukan skala prioritasnya,” terang Vina.

Sumber: