Satu Rumah Ludes Terbakar Gegara Korsleting Listrik, Kerugian Puluhan Juta Rupiah

Satu Rumah Ludes Terbakar Gegara Korsleting Listrik, Kerugian Puluhan Juta Rupiah

Satu rumah ludes terbakar gegara korsleting listrik dan kerugian mencapai puluhan juta rupiah. D-inas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi-

JAKARTA, DISWAY.ID – Satu rumah ludes terbakar gegara korsleting listrik di daerah Kampung Rawa Bebek Jalan Duren Dalam RT 04 / RW 08 Bekasi Barat.

Akibat amukan si jago merah tersebut, perkiraan kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Aceng Solahudin membenarkan bahwa terjadinya kebakaran rumah tersebut.

Peristiwa kebakaran yang menghabiskan satu rumah di Kota Bekasi terjadi dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

BACA JUGA:Program Balik Gratis di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Emas Semarang, Jangan Sampai Ketinggalan

"Kejadian kebakaranya sekitar pukul 02.00 WIB dan api sudah berhasil kami padamkan," ucap Aceng Solahudin pada Selasa 10 Mei 2022 pukul 18.00 WIB.

Dalam mengatasi kebakaran tersebut, pihak pemadam kebakaran Kota Bekasi menerjunkan 2 unit truk pemadam kebakaran dari markas komando yang berisikan 3000 liter air.

BACA JUGA:Ferdinand Marcos Jr Menang Telak, Gelombang Protes Serbu Kantor Komisi Pemilihan Filipina

"Kami pagi tadi menerjunkan Pleton A Regu 6 dengan 2 unit truk pemadam kebakaran, tiba di lokasi petugas langsung memadamkan api dan pemadaman dinyatakan selesai pukul 03.54 WIB," ungkapnya.

Maih dengan Aceng, sumber api berasal dari konsleting listrik sebuah saklar di area dapur dan api langsung merembet dengan cepat karena banyaknya material yang mudah terbakar.

BACA JUGA:Gawat! Hepatitis Akut Menular Lewat Mulut dan Makanan, Menkes Minta Masyarakat Jaga Kebersihan

"Sumber api Berasal dari konsleting saklar listrik di dapur dan merambat cepat keseluruh alat didalam dapur serta mengakibatkan kondisi dapur menjadi rusak parah," tuturnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, luas area rumah yang terbakar sekitar 20 meter persegi dan di perkirakan kerugian mencapai Rp 40 jutaan. (tuahta simanjuntak)

 

Sumber: