Pembangunan Jalan Tol Serang - Panimbang Tungggu Pinjaman Tiongkok

Pembangunan Jalan Tol Serang - Panimbang Tungggu Pinjaman Tiongkok

Ilustrasi jalan tol. Pemerintah menargetkan pembangunan jalan Tol Getaci tahap 1 akan tuntas 2024. Foto: jasa marga--

PANDEGLANG, DISWAY.ID-Pembangunan fisik Jalan Tol Serang-Panimbang seksi 3 sepanjang 33 kilometer menghubungkan Cileles – Panimbang, Kabupaten Pandeglang belum dimulai.

Pembangunan fisik Jalan Tol Serang-Panimbang seksi 3 belum dimulai karena pembiayannya masih dalam proses utang-piutang atau loan agreement dengan pihak Pemerintah Tiongkok.

Pembiayaan pembangunan Jalan Tol Serang Panimbang Seksi 3 pembangunannya oleh Pemerintah akan tetapi sumber pendanannya berasal dari Loan Tiongkok.

Manajer Bidang Pengembangan Sistem PT Wika Serang-Panimbang, Muhammad Albagir mengatakan, pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang terdiri dari tiga Seksi.

BACA JUGA:Pandeglang Akan Punya Pasar Baru di Cibaliung

"Seksi 1 sepanjang 26,5 kilometer menghubungkan Serang – Rangkasbitung telah beroperasi sejak 2021 lalu. Kemudian Seksi 2 sepanjang 24,17 kilometer menghubungkan Rangkasbitung – Cileles progres konstruksi telah mencapai 24,71 persen sampai dengan 30 April 2022,” katanya, Selasa 10 Mei 2022.

Sedangkan Seksi 3 sepanjang 33 kilometer menghubungkan Cileles – Panimbang belum mulai pengerjaan kontruksi. Hal itu karena dukungan pendanaan dari Loan China.

BACA JUGA:Sering Macet, Pemkab Pandeglang Akan Perluas Jalan Lingkar Baros

“Untuk Seksi 3 kita masih monitoring terkait Loan Agreement. Info terakhir saat ini dokumen persetujuannya sudah ada di Pemerintah China,” katanya.

Ketika ditanya, apakah pengguna jalan tol meningkat selama arus mudik dan balik Lebaran, Albagir mengatakan, ada peningkatan jumlah kendaraan menggunakan Jalan Tol Serang-Panimbang untuk ruas Serang-Rangkasbitung.

“Alhamdulillah selama arus mudik lebaran terjadi kenaikan sebanyak 30-40 persen. Puncak kendaraan terjadi mulai hari H -3 sampai dengan H+4 Lebaran dengan puncak tertinggi sebanyak 14 ribu kendaraan dan rata-rata sebanyak 10 ribu kendaraan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengungkapkan, pihaknya sudah meminta agar pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang dipercepat.

“Untuk penlok bidang tanah kita cepat keluarkan tidak pernah diperlambat. Bahkan sudah diusulkan juga kepada Presiden (Presiden Jokowi) setelah pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang selesai agar dilanjutkan dengan membuka akses jalan Tol Panimbang-Bayah,” katanya.

Secara lisan, Presiden sudah menyetujui usulan pembangunan Jalan Tol Panimbang tembus ke Bayah, Kabupaten Lebak. Hal itu untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat.

Sumber: Radar Banten