Joki Balap Liar di Kuningan Bertaruh Nyawa Demi Rp 50 Ribu

Joki Balap Liar di Kuningan Bertaruh Nyawa Demi Rp 50 Ribu

Akibat tak tahu ada balap liar, driver ojol tertabrak seorang pembalap liar dan tewas ditempat. - radarcirebon.com -

KUNINGAN, DISWAY.ID- Bertaruh nyawa demi uang puluhan ribu. Itulah yang dilakukan para joki balap liar di Kabupaten Kuningan.

Joki yang diketahui masih di bawah umur itu, hanya bertaruh Rp 50 Ribu dengan syarat beradu kecepatan tanpa cahaya lampu di ruas jalan umum. 

“Joki ini taruhan Rp 50 ribu, syaratnya balapan tidak boleh menyalakan lampu,” tutur Kepala Unit Laka Lantas, Polres Kuningan, Iptu Mukali, saat diwawancarai wartawan.

Belakangan aksi balap liar yang kerap dilakukan di Jalan Siliwangi Kabupaten Kuningan itu memakan korban. Seorang pengemudi ojek online tewas tertabrak pada 26 April 2022 dini hari lalu..

Korban tewas bernama Taufik warga Desa Cikananga, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan sedang melintas di Jalan Siliwangi tidak jauh dari pendopo Bupati Kuningan. 

BACA JUGA:Mengenaskan! Ojol Korban Balap Liar, Tewas Ditempat Setelah Adu Bagong

Saat bersamaan dari arah berlawanan, dua pembalap liar, belakangan diketahui sebagai joki, sedang beradu kecepatan tinggi di sepanjang jalan tersebut dan tabrakan pun tak terhindarkan.

Pembalap liar selamat dan berhasil melarikan diri ke arah Kota Kuningan, sedangkan korban tewas di tempat. 

Kepala Unit Laka Lantas, Polres Kuningan, Iptu Mukali mengatakan, polisi masih terus melakukan penyelidikan peristiwa yang terjadi 25 April 2022 lalu itu. 

Bahkan sudah 6 saksi yang diperiksa terkait kasus balap liar itu. "Kami tetap memproses kasus balap liar ini. Sudah ada 6 saksi diperiksa, masih ada 3 saksi lagi yang akan diperiksa,” kata Mukali, Rabu 11 Mei 2022.

BACA JUGA:Balap Liar di Kota Kuningan Makan Korban, Adu Kambing dengan Pengendara Ojol

Mukali menjelaskan, saat kejadian pelaku ada dua orang. Mereka adalah joki balapan yang menggunakan sepeda motor milik orang lain.

Terkait joki yang disebutkan masih di bawah umur, Kanit Laka menjelaskan, memang masih SMP. 

Tetapi usianya sudah 17 tahun. Kondisinya belum bisa diperiksa karena masih dalam pengobatan. 

Sumber: Radar Cirebon