8 Kontainer Minyak Goreng Siap Ekspor Gagal Diselundupkan ke Timor Leste

8 Kontainer Minyak Goreng Siap Ekspor Gagal Diselundupkan ke Timor Leste

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto saat rilis pengungkapan kasus ekspor ilegal minyak goreng.-Ist-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Penyelundupan 8 kontainer minyak goreng siap ekspor dari Jawa Timur ke Negara Timor Leste digagalkan.

Upaya penyelundupan digagalkan Bareskrim Polri bersama dengan Polda Jawa Timur (Jatim).

Sebanyak 8 kontainer tersebut berisikan 162.642,6 liter atau 121,985 ton minyak goreng siap ekspor.

BACA JUGA:Lolos Seleksi Kemenag, 17 Imam Masjid Segera Diberangkatkan ke UEA

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menyebutkan, hal ini bertentangan dengan kebijakan Pemerintah soal larangan ekspor minyak goreng lantaran untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Pengungkapan tersebut bermula dari informasi yang diberikan oleh masyarakat kepada Polres Pelabuhan Tanjung Perak," kata Komjen Agus.

BACA JUGA:Wika Salim Unggah 4 Foto Tanpa Sensor, Katanya: Langsung Nemplok

Di mana adanya dugaan pelanggaran Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Larangan sementara ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein and Used Cooking Oil.

BACA JUGA:Lawan Zhao Jung Peng Jadi Laga Penting Bagi Anthony Sinisuka di Thomas Cup 2022

Selanjutnya, kata Agus, pihak Kepolisian menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni inisial (R) 60 tahun dan (E) 44 tahun.

Mereka diduga berperan sebagai eksportir minyak goreng di tengah berlangsungnya kebijakan larangan ekspor.

Menurut Agus, diduga terdapat 11 kontainer berisikan minyak goreng siap ekspor.

Namun, tiga kontainer telah berada di Negara Timor Leste dan saat ini polisi sedang berkoordinasi dengan Ditjen Bea Cukai, untuk melakukan penarikan tiga kontainer tersebut.

"Delapan kontainer yang berisikan minyak goreng dengan merek Linse, Tropis, dan Tropical telah diamankan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak," ujar Agus.

Sumber: