Dahlan Iskan Temui Wartawan yang Baru Pulang dari Ukraina, Sedang Mencari Orang Tua Kandung di Indonesia

Dahlan Iskan Temui Wartawan yang Baru Pulang dari Ukraina, Sedang Mencari Orang Tua Kandung di Indonesia

Dahlan Iskan Bertemu dengan Jurnalis Belanda-DI's Way-YouTube Channel

JAKARTA, DISWAY.ID - Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan bertemu dengan seorang wartawan Belanda yang baru saja selesai meliput perang di Ukraina.

Meskipun warga Belanda, tetapi sang wartawan ini sedang mencari orang tua kandungnya di Indonesia.

Pria bernama Bud Wichers ini lahir di Jakarta, tepatnya di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

BACA JUGA:Ditreskrimum Polda Metro Jaya Dijabati Kombes Pol Hengki Haryadi, Visi dan Misinya Sangat Jelas!

BACA JUGA:Ngeri, 8 Mobil Alami Kecelakaan Beruntun di Tol Ancol, Penyebabnya Sering Dilalaikan Pengemudi!

Ia sejak masih bayi sudah diadopsi oleh orang tua angkat dan dibawa langsung ke Belanda.

"Jadi orang tua (angkatnya) ini tinggal di suatu kota kecil, sekitar satu setengah jam ke Amsterdam ke arah utara," ucap Dahlan Iskan, dikutip dari kanal YouTube DI's Way pada Jumjat, 13 Mei 2022.

Orang tuanya saat ini memang dikatakan tidak bisa memiliki anak, jadi orang tuanya membawa tiga orang yang menjadi anak angkatnya.

Ternyata orang tuanya itu mempunyai dua anak, satu bernama Bud Wichers dan satu lagi tidak disebutkan namanya tetapi berasal dari Surabaya.

BACA JUGA:Terungkap! Ini Alasan Pemerintah Thailand Legalkan Ganja untuk Warganya, Hanya untuk Keperluan Medis Ya

BACA JUGA:Covid-19 Korea Utara Meledak 187.800 Orang Dirawat di Ruang Isolasi, Diperkirakan Akan Meninggal 3.500 Orang

"Jadi orang Belanda ini pengen punya anak, tapi tak bisa punya anak dan sulit sekali untuk mengadopsi, kemudian datang ke Jakarta mengadopsi dia (Bud Wichers)," tutur Dahlan Iskan.

"Dua tahun kemudian datang lagi ke Indonesia untuk mengadopsi anak dari Surabaya, kira-kira selisih dua tahun dari dia, lebih kecil (dari Bud Wichers)," sambungnya.

Dahlan Iskan lalu bertanya, mengapa orang tuanya yang berasal dari Belanda mengadopsi anak dari Indonesia dan tidak dari negara lain.

Sumber: