Usai Hubungi Pacar, Pemuda Gantung Diri di Jembatan

Usai Hubungi Pacar, Pemuda Gantung Diri di Jembatan

Ilustrasi/ Tewas gantung diri-usai hubungi pacar, pemuda gantung diri di jembatan pakai sabuk bela diri-Pixabay

LAMPUNG, DISWAY.ID-Warga Kampung Panca Tunggal Jaya, Kecamatan Penawaraji, Kabupaten Tulang Bawang (Tuba), Lampung  dihebohkan dengan pemuda gantung diri di Jembatan Way Badar I.

Menurut keterangan polisi, pemuda berusia 20 tahun itu sempat menghubungi pacarnya yang berada di Bangka Belitung sebelum gantung diri. 

Kapolsek Gedungaji Ipda Amir Hamzah menjelaskan, peristiwa gantung diri tersebut kali pertama diketahui oleh saksi Ali pada Selasa 10 Mei 2022 malam, sekira pukul 22.00 WIB.

Ketika itu, Ali sedang melewati Jembatan Way Badar I. Tiba-tiba ia melihat sepeda motor terparkir di tepi jembatan.

BACA JUGA:Mengenaskan! 2 Warga Cirebon Gantung Diri H-1 Lebaran, Psikolog Ungkap Penyebab Bunuh Diri

Saat diperiksa ia tidak menemukan pemiliknya. Ali kemudian melihat sejenis sabuk beladiri dengan panjang sekira 3 meter berwarna hijau tergantung di bagian bawah jembatan. Betapa kagetnya ia karena di situ ada seorang pemuda tergantung di bawah jembatan.

Ali lalu mendatangi rumah warga terdekat untuk meminta pertolongan. Aparat kepolisian bersama tim medis kemudian datang.

“Korban ketika diangkat dan diperiksa tim kesehatan sudah tidak bernyawa,” kata Ipda Amir, Kamis 12 Mei 2022.

Belakangan diketahui korban adalah AS seorang pemuda berusia 20 tahun yang merupakan warga setempat.

Kapolsek menjelaskan, begitu dievakuasi korban kemudian dibawa ke RSUD Menggala untuk dilakukan pemeriksaan forensik.

Dari hasil pemeriksaan, korban diketahui meninggal dunia murni akibat gantung diri. 

BACA JUGA:Diduga Tewas OD Setelah Rayakan Ulang Tahun Bareng Pacar, Keluarga Lakukan Otopsi

Polisi juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Menurut keterangan keluarga korban, lanjut Ipda Amir, sebelum gantung diri korban sempat berkomunikasi dengan pacarnya yang ada di Bangka Belitung untuk meminjam uang sebesar Rp20 juta.

Sumber: radar lampung