Sejarah Turnamen Thomas Cup dan Uber Cup yang Jarang Diketahui, Indonesia Tampil Dahsyat jadi Juara 14 Kali

Sejarah Turnamen Thomas Cup dan Uber Cup yang Jarang Diketahui, Indonesia Tampil Dahsyat jadi Juara 14 Kali

Sejarah Turnamen Thomas Cup dan Uber Cup yang Jarang Diketahui--Twitter/@INABadminton

JAKARTA, DISWAY.ID - Final badminton Thomas Cup akan berlangsung hari ini di Bangkok, Thailand pada 15 Mei 2022, pukul 13.00 WIB.

Pertandingan final Thomas Cup akan ditayangkan secara langsung pukul 13.00 WIB melalui stasiun siaran iNews dan MNCTV.

Di balik suksesnya sebuah pertandingan Thomas Cup dan Uber Cup 2022 ternyata ada sebuah sejarah yang cukup mengesankan.

Pertandingan Thomas Cup awalnya terselenggara karena sebuah arahan seorang atlet badminton asal Inggris yakni Sir George Alan Thomas.

BACA JUGA:LINK STREAMING NONTON Final Thomas Cup 2022 Indonesia vs India Gratis, Berikut Jam Tayang dan Jadwalnya

Sir George Alan Thomas merupakan sosok legendaris badminton asal Inggris yang kehebatannya tak diragukan lagi.

Sir George Alan Thomas sukses menyumbangkan empat gelar juara All England yang diraih secara berturut-turut, yakni pada 1903 hingga 1927.

Selama kariernya yang berlangsung hampir 30 tahun, ia sukses memenangkan 78 gelar nasional.

BACA JUGA:Dibanderol Rp 27 Juta, Model Sepatu Rusak Paris Sneakers Balenciaga Jadi Kontroversi

Thomas juga sempat memimpin IBF yang kini menjadi BWF, selama 21 tahun (1934-1955) dan tahun 1939, terinspirasi Piala Davis tenis yang pertama kali diadakan tahun 1900 dan Piala Dunia sepak bola yang pertama tahun 1930.

Awalnya, kompetisi Thomas Cup bergulir setiap tiga tahun sekali dengan format seri best of nine yakni lima tunggal dan empat ganda.

Dalam edisi pertama di Preston, Inggris, 10 negara tampil yakni Denmark, Kanada, Inggris, Irlandia, Bosnia, Prancis, Amerika Serikat, India, Swedia, dan Malaysia.

BACA JUGA:Polisi Antisipasi Macet Libur Panjang Akhir Pekan di Bandung

Malaysia, yang kala itu bernama Malaya, jadi negara pertama yang memboyong Piala Thomas usai mengalahkan Denmark di final, 8-1.

Sumber: