Pelaku Penembakan Brutal yang Tewaskan 10 Orang di New York Serukan Bunuh Wali Kota London dan Erdogan

Pelaku Penembakan Brutal yang Tewaskan 10 Orang di New York Serukan Bunuh Wali Kota London dan Erdogan

Polisi mengamankan supermarket lokasi penembakan brutal di Buffalo, New York.-Carolyne Thomson/AP Photo-

NEW YORK, DISWAY.ID-- Pelaku penembakan brutal yang menewaskan 10 orang di supermaret Buffalo New York, Payton Gendron (18) serukan bunuh Wali Kota London Sadiq Khan dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Seruan dari pelaku penembakan brutal tersebut terungkap dalam sebuah manifesto yang ditulis Payton Gendron.

Sedangkan manifesto itu berisi daftar "pembunuhan musuh kelas atas" yang ditulis Payton Gendron, di antaranya nama Wali Kota London Sadiq Khan, miliarder Hungaria-Amerika George Soros hingga Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

BACA JUGA:10 Orang Tewas dalam Penembakan Brutal di Supermarket Buffalo, Pelaku Siarkan Langsung Aksinya melalui Kamera

“(Sadiq Khan) Penjajah Muslim Pakistan ini sekarang duduk sebagai wakil rakyat London," kata Gendron dikutip disaway.id dari Harian Inggris, Mirror, Minggu 15 Mei 2022.

Gendron menganggap Wali Kota London menjadi pertanda pencabutan hak dan penggantian etnis orang-orang Inggris di pulau-pulau Inggris.

"Londinium merupakan jantung pulau Inggris," kata Gendron.

"Tanda apa yang lebih baik dari kelahiran kembali kulit putih selain disingkirkannya penyerbu itu?” imbuhnya menanyakan.

BACA JUGA:7 Kasus dari 18 Temuan Hepatitis Akut di Indonesia Dinyatakan Tidak Tertular

Diketahui pada Sabtu 14 Mei 2022 siang waktu Amerika Serikat, Gendron menempuh perjalanan 2 jam ke lokasi penembakan brutal di Buffalo, negara bagian New York.

Sebanyak 10 orang tewas dan 3 lainnya luka-luka dalam penembakan brutal di sebuah supermarket di Buffalo, New York, Amerika Serikat, yang dilakukan Gendron. 

Penembakan brutal itu oleh Gendron, siarkan langsung aksinya melalui kamera helm yang dikenakannya dan terlihat 10 orang tersebut tewas.

Tersangka penembakan brutal yang mengakibatkan 10 orang tewas merupakan seorang remaja kulit putih berusia 18 tahun yang belakangan diidentifikasi bernama Payton Gendron, dari Conklin, New York, sekitar 200 mil (320 kilometer) tenggara Buffalo.

BACA JUGA:Raline Shah Kencan Online Saat Bintangi Web Series Dating Queen

Sumber: