Awas! Korek Kuping Pakai Cotton Bud Bahaya untuk Kesehatan, Berikut 4 Kebiasaan Sepele Lain yang Berisiko

Awas! Korek Kuping Pakai Cotton Bud Bahaya untuk Kesehatan, Berikut 4 Kebiasaan Sepele Lain yang Berisiko

Korek Kupung Pakai Cotton Bud Bahaya untuk Kesehatan, Berikut 4 Kebiasaan Umum Lain yang Berisiko --Freepik/karlyukav

JAKARTA, DISWAY.ID - Lakukan kebiasaan hidup sehat tentu sangat penting. Namun, tidak sedikit orang masih menerapkan kebiasaan umum yang ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan.

Tanpa disadari, kebiasaan umum itu dilakukan oleh banyak orang secara terus-menerus tanpa tau risikonya lebih dulu.

Mulai dari sekerang sejumlah kebiasan umum itu harus segera dihindari agar kesehatan anda terjaga dengan baik.

Dikutip dari PMJ NEWS, berikut ada lima kebiasaan umum yang sebaiknya dihindari karena bisa merugikan kesehatan: 

BACA JUGA:Kemenhub Terbitkan Surat Edaran Perjalanan Orang Dalam dan Luar Negeri

1. Tidak Bertanya pada Dokter

Saat berkonsultasi, dokter menginginkan pasien menjadi rekan yang aktif. Dalam hal ini, pasien diharapkan bisa aktif bertanya kepada dokter mengenai masalah kesehatan mereka.

Hindari melakukan diagnosis sendiri melalui Google hanya karena takut bertanya kepada dokter tentang sesuatu. Aktif bertanya kepada dokter juga dapat membantu pasien untuk mendapatkan perawatan yang terbaik.

2. Mengorek Kuping dengan Cotton Bud

Kebiasaan mengorek kuping dengan cotton bud sebenarnya merupakan hal kontraproduktif. Kuping pada dasarnya memproduksi wax yang berfungsi mencegah infeksi, memerangkap kotoran, dan menjaga kuping tetap kering.

BACA JUGA:Tersebar Foto Jefri Nichol Ciuman dengan Sesama Pria, Begini Klarifikasinya

Mengorek kuping hanya akan membuat wax terdorong semakin ke dalam, memicu cedera di kulit liang telinga, dan memicu infeksi atau bahkan merusak gendang telinga.

Bila ingin membersihkan kuping, cukup bersihkan area paling luar dengan kain yang lembap. Jangan mendorong apa pun masuk ke dalam liang telinga. Bila merasa ada kotoran telinga yang membuat tidak nyaman, coba konsultasi dengan dokter.

3. Tetap ke Tempat Kerja Meski Sakit

Sumber: