Mantap! Wild Card MXGP Indonesia di Samota Bukan Mustahil, Ini Nama-nama Local Hero yang Siap Diturunkan

Mantap! Wild Card MXGP Indonesia di Samota Bukan Mustahil, Ini Nama-nama Local Hero yang Siap Diturunkan

Pressconference MXGP of Indonesia 2022-M. Ichsan-

JAKARTA, DISWAY.ID – Setelah 2 tahun absen karena pandemi, FIM World Motocross Championship kini kembali digelar di Indonesia.

Destinasi kali ini Rocket Motor Circuit di SAMOTA, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat siap menjadi tuan rumah MXGP of Indonesia pada tanggal 24- 26 Juni 2022.

Alasan pemilihan lokasi di SAMOTA, Sumbawa karena daerah ini merupakan integrasi dari 3 kawasan indah yang cukup popular di dunia (Saleh, Moyo, Tambora). 

Hadirnya MXGP ini diharapkan menjadi Entry Point untuk SAMOTA agar dapat lebih dikenal dunia.

Seperti diketahui, kembalinya perjalanan MXGP di Indonesia dimulai tahun 2017 di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung.

Ajang tersebut menjadi tolok ukur olahraga motocross di Indonesia dengan animo pembalap yang semakin besar dan minat penonton yang terus bertambah setiap tahunnya.

BACA JUGA:Viral Pernikahan Pria 65 Tahun Persunting Gadis 19 Tahun Asal Cirebon: Dikawal 1.000 Motor!

Kemudian pelaksanaan terakhir MXGP di Indonesia tahun 2019 di Palembang dan Semarang.

Selama Indonesia menjadi tuan rumah, beberapa crosser nasional memiliki kesempatan wild card untuk bersaing di kelas MX2 (250 cc) atau MX1 (450 cc).

Nah, pada MXGP of Indonesia 2022 di SAMOTA nanti, pihak STI bersama Rocket Motor Indonesia selaku event organizer lokal, juga mengajukan slot wild card untuk para crosser nasional.

BACA JUGA:Heboh! Perancang Nikuba Pamerkan Inovasi Baru Lagi, Kali Ini Manset Anti Bacok, Ini Buktinya

“Saat ini kami sudah berbicara dengan Infront kerena mereka yang mempunyai wewenang untuk menentukan wild card dan kita maksimalkan 20 orang, tapi dengan catatan ada time trial. Kemungkinan besar di hari Kamis atau Jumat (sebelum race) crosser Indonesia akan menjalani time trial,” ujar Happy Harinto, selaku CEO STI, Kamis 19 Mei 2022. 

“Kalau di antara mereka ini ada yang dioverlap tentu tidak lolos, karena yang dibawa adalah nama negara itu harus kita kibarkan bendera hitam (black flag),” tambahnya.

BACA JUGA:Data dan Fakta Kegagalan Timnas Indonesia di SEA Games

Sumber: