Pusat Budaya Ukraina Musnah Dihantam Roket Rusia

Pusat Budaya Ukraina Musnah Dihantam Roket Rusia

Pihak Rusia akan jatuhkan hukuman mati terhadap 2 warga Amerika yang tertangkap di Ukraina.-Twitter/@@Lukas_Dreams-Disway.id

KYIV, DISWAY.ID - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengecam serangan Rusia yang memusnahkan pusat budaya yang baru dibangun kembali di Ukraina timur.

Peristiwa itu melukai 7 orang, termasuk seorang anak, Sabtu 21 Mei 2022. Puing-puing berserakan, belum diketahui apakah ada korban luka setelah roket Rusia itu menghantam gedung tersebut.

Dalam sebuah pernyataan di media sosial, Zelensky mengatakan bahwa serangan Rusia telah menargetkan Rumah Budaya yang baru direnovasi di kota Lozova, tepatnya di wilayah timur Kharkiv.

BACA JUGA:Wanita Tanpa Busana Tampil di Festival Film Cannes

Sebuah video serangan yang didistribusikan oleh Zelensky menunjukkan asap hitam menyelimuti sebuah bangunan besar di dekat kompleks perumahan dan mobil yang lewat, setelah ledakan besar mengirim puing-puing terbang ke segala arah.

"Para penjajah telah mengidentifikasi budaya, pendidikan, dan kemanusiaan sebagai musuh mereka. Dan mereka tidak menyayangkan rudal atau bom," tulis Zelensky di media sosial, menggambarkan serangan itu sebagai kejahatan mutlak dan kebodohan mutlak.

Viktor Zabashta, seorang pejabat kesehatan setempat, mengatakan kepada kantor berita Interfax-Ukraina bahwa tujuh orang terluka dalam serangan itu. "Belum ada yang meninggal," tambahnya.

Rusia secara rutin dituduh menargetkan infrastruktur sipil sejak meluncurkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari. Konflik tersebut telah menghancurkan beberapa pusat kota.

BACA JUGA:Penjelasan PM Lee Hsien Loong Terkait Penolakan Pendakwah yang Datang ke Singapura

Mariupol di selatan telah mengalami kehancuran total. Pasukan Moskow dituduh menyerang sebuah teater di kota pelabuhan selatan pada Maret, menewaskan ratusan warga sipil yang berlindung di sana.

Sumber: reuter