Polisi Ditembak Ayah Pelaku Narkoba saat Penangkapan: 'Aku Pikir Anakku Sudah Mati'

Polisi Ditembak Ayah Pelaku Narkoba saat Penangkapan: 'Aku Pikir Anakku Sudah Mati'

Pelaku penembakan terhadap polisi yang tengah menangkap pelaku narkoba. Ia menyerahkan diri-Sumeks.co-

MUSI RAWAS, DISWAY.ID -- Seorang ayah pelaku narkoba, JM alias Jamari (57) di Kabupaten Musi Rawas bertindak ceroboh dengan menembak polisi dengan senjata api, saat melakukan penangkapan anaknya.

Jamari merupakan warga Desa Bingin Jungut, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, mengaku tidak tahu kalau yang mengrebek anaknya adalah polisi.

Saat kejadian, Kamis (19/5) sekitar pukul 16.00 WIB, Jamari baru pulang dari kebun.

BACA JUGA:PPDB DKI Jakarta Jenjang SMA dan SMK Dibuka 30 Mei 2022, Catat Waktu dan Persyaratannya

Kemudian mendengar suara tembakan dari arah rumah anaknya Edwar Indra alias IN (buron).

“Aku pulang dari kebun, ado tembakan, aku nengok ke belakang. Anank aku la telentang, aku peker (pikir) sudah mati anak aku,” tutur Jamari saat dihadirkan dalam pers rilis di Polres Musi Rawas, Senin (23/5) pagi.

Melihat anaknya sedang diringkus, dan posisinya telentang, Jamari pun langsung menembak ke arah polisi yang melakukan penangkapan.

“Langsung aku tidak sadar diri, langsung aku tembak,” katanya.

BACA JUGA:Tips Touring Menyenangkan Pakai Motor Sport Retro, Cuma Perhatikan 6 Poin Ini

Senjata api (senpi) rakitan yang dibawanya dari kebun, diakui Jamari memang sering dibawanya untuk menjaga diri selama di kebun.

“Kan di kebun jaga diri. Sebab banyak berung, harimau,” katanya.

Senpi itu, menurut pengakuan Jamari adalah warisan dari orang tuanya, yang selama ini juga dipakai untuk ke kebun.

Untuk pelurunya, buat sendiri dari timah untuk memancing ikan, dan banyak dijual.

BACA JUGA:Kisah Awal Nania Yusuf Jadi Murtad, Ngaku Pernah Alami Kejadian Aneh: Badan Saya Ada yang Ngangkat

Sumber: sumeks.co