Kerap Layani Nafsu Seorang Janda, Pemuda Ini Alami Depresi Berat di Rumah Sakit Nunukan

Kerap Layani Nafsu Seorang Janda, Pemuda Ini Alami Depresi Berat di Rumah Sakit Nunukan

Seorang pemuda di Kabupaten Nunukan kerap dipaksa untuk melayani nafsu besar sang Janda idamannya.-Radar Cirebon-

NUNUKAN, DISWAY.ID -- Betapa malangnya nasib seorang pelajar SMK yang diduga kerap dipaksa untuk melayani nafsu seorang janda yang dia kenal dalam tiga bulan terakhir.

Sebutan saja Guntur, bukan nama sebenarnya, merupakan pelajar SMK berusia 16 tahun di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Ia kerap diajak untuk melakukan perbuatan asusila dengan seorang janda, Mentari, bukan nama sebenarnya.

BACA JUGA:Harga Emas di Pegadaian Mayoritas Naik, UBS Rp 982.000 per Gram

Janda tersebut dikenal Guntur sejak Februari 2022 lalu. Keduanya berkenalan melalui media sosial TikTok.

Saat ini, Guntur mengalami depresi berat hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Melansir dari Radar Cirebon, tindakan asusila yang dilakukan janda terhadap remaja laki-laki ini ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Nunukan, Kalimantan Utara.

Hasil dari penyidikan polisi, korban dan pelaku memiliki hubungan spesial alias berpacaran. Mentari juga mengakui hubungan terlarang antara dirinya dengan korban.

BACA JUGA:Hore! Kawasan Monas Segera Dibuka Kembali Buat Wisatawan

Namun, kepada polisi dia mengaku jika hubungan intim dirinya dengan Guntur dilakukan atas dasar suka sama suka.

“Pelaku mengaku berpacaran dengan korban. Persetubuhan itu dilakukan berulang kali oleh keduanya sejak Febuari lalu dengan alasan suka sama suka,” ungkap Kanit PPA Satreskrim Polres Nunukan Ipda Martha.

Mentari diamankan polisi setelah dilaporkan oleh orang tua korban dengan dugaan pemerkosaan, pada Jumat 20 Mei 2022 lalu.

Ipda Martha menerangkan, saat ini penyidik masih mendalami dugaan perbuatan terlarang yang dilakukan Mentari terhadap pelajar salah satu SMK di Nunukan tersebut.

BACA JUGA:Semarang Banjir Rob, Eko Widodo Sentil Ganjar Pranowo: Tolong Jangan Copras-Capres Terus Pak!

Sumber: Radar Cirebon