Aktivis Sosial Keturunan Tionghoa Bela UAS, Lieus: Singapura Hanya Welcome Kepada Koruptor!

Aktivis Sosial Keturunan Tionghoa Bela UAS, Lieus: Singapura Hanya Welcome Kepada Koruptor!

Tokoh Tionghoa, Lieus Sungkharisma Bela UAS dari Tindakan Singapura-Lieus Sungkharisma/@ustdzabdulsomad_official-YouTube/Instagram

JAKARTA, DISWAY.ID - Aktivis sosial Indonesia yang berketurunan Tionghoa, Lieus Sungkharisma membela Ustaz Abdul Somad (UAS) dengan cara mengecam sikap Singapura.

Lieus Sungkharisma menilai tidak seharusnya Singapura dengan mudah tidak memberikan akses masuk untuk UAS dan memintanya untuk pulang ke Indonesia.

Menurutnya, kasus UAS ditolak masuk Singapura sudah menyangkut masalah diri bangsa Indonesia.

BACA JUGA:Ganti Pelat Hitam ke Putih Tidak Dipungut Biaya, Ini 4 Hal yang Harus Diketahui

BACA JUGA:Peralihan Pelat Hitam ke Putih, Polisi Imbau Masyarakat Tidak Beli Online

Pria berusia 62 tahun itu sampai terheran-heran, kenapa bisa UAS yang memiliki jutaan pengikut bisa diperlakukan secara semena-mena oleh Singapura.

Lieus Sungkharisma menganggap Singapura hanya menerima dengan baik para koruptor yang berasal dari Indonesia.

"Jadi saya melihat, Singapura hanya welcome dan memberikan karpet merah hanya kepada para koruptor dari Indonesia," kata Lieus Sungkharisma, dikutip dari kanal YouTube pribadinya pada Selasa, 24 Mei 2022.

Lieus melakukan pembelaan bukan karena gelar ustaz yang dimiliki UAS, tetapi murni karena UAS adalah Warga Negara Indonesia.

BACA JUGA:BI Tahan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen pada Mei 2022

BACA JUGA:Gokil! Pelat Putih Semua Kendaraan Punya Spesifikasi Khusus: Jika Terdeteksi ETLE Maka Akan Bunyi

Bahkan Lieus menyebut Singapura merupakan negara kecil yang sudah keterlaluan menyikapi kedatangan Ustaz Abdul Somad.

Lebih lanjut, Lieus menuturkan di momen seperti inilah seluruh Warga Negara Indonesia menunjukkan kecintaannya terhadap bendera Merah-Putih untuk terhindar dari kasus seperti yang sama seperti UAS.

"Jangan sampai ada warga negaranya yang didzolimi, dihina, dipermalukan di luar negeri seperti yang diperlakukan oleh Singapura terhadap Ustaz Abdul Somad," pungkasnya.

Sumber: