Viral! Stasiun Televisi Inggris Tampilkan Tulisan 'Manchester United sampah'

Viral! Stasiun Televisi Inggris Tampilkan Tulisan 'Manchester United sampah'

Manchester United bermain buruk dan tak punya kepastian menjelang akhir musim-Manchester United-Instagram

JAKARTA, DISWAY.ID - Peristiwa konyol terjadi di salah satu stasiun televisi Inggris yang menampilkan tulisan 'Manchester United sampah' pada tayangan acara mereka.

Sontak, tulisan tersebut seketika viral dan memunculkan beragam tanggapan dari netizen, karena tulisan itu dinilai bernada hinaan kepada klub raksasa Inggris tersebut.

Maklum, Manchester United salah satu klub yang memiliki penggemar terbanyak di dunia.

Ya, peristiwa itu terjadi dalam sebuah tayangan BBC News yang menampilkan berita terkini soal olahraga pada Selasa 24 Mei 2022 pagi. 

BACA JUGA:Tanpa Sakit

Tulisan itu muncul jelas di news ticker atau pada bagian bawah layar. 

Selain tulisan soal Man United tersebut tampil pula tulisan 'cuaca hujan di mana-mana'.

Di tengah tayangan berita olahraga soal tenis French Open, tulisan tersebut langsung menyita perhatian.

Menanggapi tulisan kontroversial tersebut pihak BBC melalui penyiar Annita Mcveigh memohon maaf atas kesalahan tersebut.

"Kita membahas sepak bola sedikit lebih awal, beberapa dari Anda mungkin telah memperhatikan sesuatu yang sangat tidak biasa pada news ticker yang berjalan di sepanjang bagian bawah layar dengan berita yang memuat komentar soal Manchester United dan saya harap penggemar Manchester United tak tersinggung," tulis keterangan BBC.

"Saya akan menjelaskan yang sebenarnya terjadi, di belakang layar ada seseorang yang sedang berlatih cara menggunakan news ticker dan menempatkan teks dengan menulis hal-hal acak, sehingga tulisan itu bisa muncul," ucap Mcviegh yang menegaskan kesalahan itu sama sekali tidak dimaksudkan muncul di layar.

BACA JUGA:2 Bloger Terkenal Diburu Tentara Rusia

Seperti dikutip dari Dailymail, BBC juga merilis permintaan maaf yang menjelaskan hal serupa dengan pernyataan Mcveigh melalui pernyataan resmi.

"Ada kesalahan teknis selama pelatihan dengan news ticker kami yang masuk ke pemrograman selama beberapa detik. Kami meminta maaf atas segala hal yang disebabkan," tulis pernyataan tersebut.

Sumber: