Jokowi Hanya Dengarkan Usulan Fakhri Husaini, Tapi Sampai Sekarang Tidak Mengerjakannya

Jokowi Hanya Dengarkan Usulan Fakhri Husaini, Tapi Sampai Sekarang Tidak Mengerjakannya

Coach Fakhri Husaini Bingung Usulannya Hanya Didengar Jokowi, Tapi Tidak [email protected]

JAKARTA, DISWAY.ID - Mantan pemain Timnas Indonesia, Fakhri Husaini menyebut bahwa dirinya sudah sejak 2018 meminta fasilitas pusat pelatihan (Training Center) kepada pemerintah.

Ketika Timnas U-16 bertamu ke Istana Negara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menanyakan ke Fakhri Husaini terkait kebutuhan yang dia minta pada saat itu.

Setelah ditanya Jokowi, langsung saja Fakhri Husaini menyebut bahwa ia membutuhkan pusat pelatihan yang bagus.

BACA JUGA:Tahun Depan, Makanan Halal Indonesia Ditarget Nomor 1 Dunia

BACA JUGA:1 Lagi SPKLU Hadir di Tangerang, Totalnya 5 Lokasi Untuk Layani Pengisian Baterai Mobil Listrik

Pusat pelatihan itu diminta Fakhri Husaini untuk mengembangkan lagi potensi para pemain Tim Nasional usia muda.

Fakhri Husaini menyebut ada 5 pulau besar yang harus diberikan fasilitas pusat pelatihan yang baru.

"Mengenai fasilitas Training Center untuk tim nasional, empat tahun lalu, tepatnya 4 Oktober 2018 ketika Timnas U16 diterima presiden @jokowi," tulis Fakhri di postingan akun Instagram-nya (@coachfakhri) pada Selasa, 24 Mei 2022.

"Saat presiden menanyakan kepada saya "Apa lagi yang bisa kami bantu, coach? Saya menjawab, tolong bapak buatkan fasilitas training center untuk Timnas Usia Muda di 5 pulau besar (Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua)," sambungnya.

BACA JUGA:Masih Ingat Insiden Giring Kejeblos Lumpur saat Kunjungi Proyek Formula-E? Ternyata...

BACA JUGA:Pencuri Bermodus Pecah Kaca Kendaraan Berhasil Diringkus, Satu Pelaku DPO

Akan tetapi, kemudian Fakhri Husaini kembali memberikan opsi untuk Presiden Jokowi.

Katanya, apabila pemerintah memang kesulutan untuk membangun 5 pusat pelatihan yang telah ia usulkan, maka bisa hanya membuat 3 saja terlebih dahulu.

Pria yang kini menjabat sebagai pelatih di Persela Lamongan itu meminta pemerintah membangun 3 pusat pelatihan di Indonesia bagian Barat, Tengah, dan Timur.

Sumber: