Keren! Ikon Pariwisata Baru Aceh , Tower Mangrove Forest Park Langsa Dengan View Selat Malaka

Keren! Ikon Pariwisata Baru Aceh , Tower Mangrove Forest Park Langsa Dengan View Selat Malaka

Menparekraf: Tower Mangrove Forest Park Langsa Ikon Pariwisata Baru di Aceh-dok.kemenparekraf-

ACEH, DISWAY.ID – Provinsi Daerah Istimewa Aceh, kini punya ikon pariwisata baru, yaitu Tower Mangrove Forest Park Langsa yang baru saja diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, Jumat 15 April 2022.

Dalam sambutannya, Sandiaga mengatakan kehadiran menara ini menandakan hadirnya ikon pariwisata baru di Aceh, khususnya di Kota Langsa. 

"Tower ini tidak hanya menjadi ikon pariwisata di Aceh, tapi juga untuk Indonesia," ujar Sandiaga

Selain itu, kehadiran menara ini juga dapat memperkuat daya tarik dari hutan bakau yang hijau dan asri di lahan seluas 8.000 hektare. 

BACA JUGA:Buruan! Tiket Mudik Gratis ke 17 Kota dan Kabupaten dari Pemprov DKI Jakarta, Ini Daerah Tujuannya

Sandiaga mengungkapkan dari atas menara ini masyarakat dapat melihat pemandangan Selat Malaka.

"Ini menjadi suatu daya tarik yang sangat unik. Lokasi ini juga hutan mangrove terbesar di Asia Tenggara jadi menurut saya perlu diadakan sebuah event regional untuk menggeliatkan dan memperkuat pariwisata di sini," ungkapnya.

Pelaksanaan event di lokasi hutan bakau ini, lanjut Sandiaga, diharapkan juga dapat membangkitkan ekonomi, membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat Langsa. 

BACA JUGA:NMW Clinic Surabaya dan Harian Disway Berbagai Kebaikan di Bulan Ramadan

Serta membentuk tatanan ekonomi baru yang bertumpu pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dalam peresmian ini, Sandiaga didampingi oleh Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso; Direktur Pengembangan Destinasi Regional 1 Kemenparekraf/Baparekraf, Harwan Ekon Cahyo.


Menparekraf: Tower Mangrove Forest Park Langsa Ikon Pariwisata Baru di Aceh-dok.kemenparekraf-

Serta  Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua; dan Direktur Event Daerah Kemenparekraf/Baparekraf, Reza Fahlevi.

Sumber: