Road To JMFW, Kemendag Gelar Ramadan Fashion Week di Gandaria City

Road To JMFW, Kemendag Gelar Ramadan Fashion Week di Gandaria City

Bersiap Menuju JMFW 2023, Kemendag Gelar In Store Promotion “Ramadan Fashion Festival 2022”-dok.kemendag-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Sebagai rangkaian kegiatan promosi Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar In Store Promotion “Ramadan Fashion Festival 2022” pada 14—17 April 2022 di Atrium Utama, Gandaria City Mall, Jakarta. 

Acara ini terselenggara berkat kerja sama Kemendag dengan Indonesia Fashion Chamber (IFC), Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Mustika Ratu dan Gandaria City.

In Store Promotion “Ramadan Fashion Week 2022” menampilkan berbagai acara, salah satunya adalah gelar wicara bertajuk “Indonesia Menuju Hub Fashion Muslim Dunia” pada Sabtu 16 April 2022.

Selain itu, acara ini juga menyuguhkan trunk show yang menampilkan merek fesyen muslim karya desainer terbaik Indonesia.

BACA JUGA:Rencana Jokowi Usai Tak Jadi Presiden Dibocorkan Sang Anak, Kaesang Pangarep: Sudah Cukup...

Seperti Khanaan, Kami, Raegitazoro, Tenun Gaya by Wignyo, L.tru, Najua Yanti, Deceusuzan, Irna La Perle, Reborn29 by Syukriah Rusydi serta Sofie. 

“Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat produk halal dunia pada 2024, termasuk produk fesyen muslim,” ujar Didi Sumedi, selaku Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional.

Sementara Direktur Pengembangan Produk Ekspor Miftah Farid mengungkapkan, JMFW merupakan upaya untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk fesyen muslim Indonesia kepada pasar global.

BACA JUGA:Niki Zefanya Bakal Jadi Penyanyi Indonesia Pertama Tampil di Coachella 2022

Sebagai bentuk sosialisasi, telah dilakukan berbagai rangkaian kegiatan Road to JMFW 2023 yang meliputi berbagai seminar web, inkubasi, dan promosi.

“Kegiatan promosi Road to JMFW 2023 lain yang akan dilakukan dalam waktu dekat yakni JMFW Corner pada Muffest 2022. Untuk pemasaran produk fashion muslim di JMFW, saat ini sedang dipersiapkan ruang pamer virtual dan business matching dengan buyer internasional,” terang Miftah.

 Dalam kesempatan yang sama, Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Ida Rustini mengungkapkan kearifan dan budaya lokal merupakan aset bagi para desainer fesyen muslim untuk terus berkarya. 

BACA JUGA:Lebih Pilih Bisnis, Ini Alasan Kaesang Pangarep Ogah Terjun ke Politik Susul Jokowi

Selain para desainer, profesional penunjang fesyen lainnya juga penting adalah para pekerja di bidang produksi seperti pekerja sablon, penjahit dan pendukung lainnya yang berada di seluruh wilayah Indonesia.

Sumber: