Medical Center PSSI di Senayan Kini Disebut Makin Canggih, Mochamad Iriawan: Dibeli dari Australia dan Jerman

Medical Center PSSI di Senayan Kini Disebut Makin Canggih, Mochamad Iriawan: Dibeli dari Australia dan Jerman

Menpora Amali saat meresmikan Medical Center PSSI-dok.kemenpora-

JAKARTA, DISWAY.ID - Medical Center PSSI baru saja diresmikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali di Gedung GBK Arena, Lantai 5, Senayan Jakarta Pusat, Senin (14/3/2022).

Pada Peresmian Medical Center PSSI tersebut Menpora Amali didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahrga, Chandra Bhakti, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Serta Direktur Teknik, Indra Sjafri, Direktur LIB Akhmad Hadian Lukita, dan Direktur GBK Rakhmadi Afif Kusumo.

(BACA JUGA:Presiden Jokowi Batal Riding Bareng 20 Pembalap MotoGP di Jakarta)

Menpora Amali mengatakan, bahwa keberadaan Medical Center ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara pemerintah dalam hal ini Kemenpora dan federasi sepakbola PSSI. 

"Adanya medical center ini karena ketua umum PSSI nya pak Mochammad Iriawan. Dan saya kira sinergi antara federasi, PSSI dan pemerintah,” ujar Menpora Amali.

“Teman-teman media sudah bisa lihat sekarang ini luar biasa, kita memberikan dukungan tetapi dukungan kita selalu sesuai aturan," tambahnya. 

(BACA JUGA:Presiden Joko Widodo Tampil Modis Dengan Jaket Merah G20 Plus Sarung Kotak Saat Camping di Kawasan Titik Nol I)

Menpora Amali pun memberikan apresiasi kepada PSSI karena dinilai telah melakukan hal tersebut sesuai standar governance. 

Disamping itu, Menpora Amali menyebutkan bahwa cabang olahraga sepakbola mendapat perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu ditandai dengan adanya Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. 

(BACA JUGA:Motor Suzuki Diskon Rp3.5 Juta di Jakarta Auto Week JAW 2022, Serta Promo Menarik Lainya)

"Bapak Presiden menaruh perhatian besar terhadap olaharaga ini karena sekitar 73 sampai 75 persen rakyat Indonesia sangat suka sepakbola," terangnya. 

Menpora Amali menilai PSSI dan PT LIB telah melakukan sejumlah perbaikan dalam meningkatkan prestasi sepakbola diantaranya perbaikan tata kelola dan kompetisi, meskipun diakuinya masih ada kekurangan. 

Sumber: