Frank Sokoy Pergi, Persebaya Krisis Bek Kiri

Frank Sokoy Pergi, Persebaya Krisis Bek Kiri

Aksi Frank Sokoy ketika membela Persebaya di musim 2021-2022.--Harian Disway

SURABAYA, DISWAY - FRANK Rikhard Sokoy akhirnya meninggalkan Persebaya. Kontrak pemain asal Papua yang akrab dipanggil Faso itu tak lagi diperpanjang.

Kontraknya sudah berakhir pada 31 Maret. Faso kabarnya tengah didekati dua klub Liga 1. Yakni, Barito Putera dan Persita Tangerang.

”Benar, musim depan saya tidak lagi di Persebaya. Saya sudah bicara dengan coach Aji untuk izin mencari tantangan baru,” terangnya.

Faso sebetulnya sudah terikat kontrak dengan Persebaya sejak musim 2019. Aji tertarik setelah melihat penampilannya bersama Perseta Tulungagung pada Liga 3 seri nasional.

Tapi apes. Setelah itu, Faso terkena sanksi satu tahun akibat memukul wasit. Kendati begitu, Persebaya masih menunggu dan memberikan kontrak permanen di musim 2020.

Selama di Persebaya, Faso belum menjadi pilihan utama. Malah, musim lalu ia tergeser oleh pemain baru, Reva Adi Utama.

Beberapa kali ia tampil sebagai pemain pengganti. Sesekali menjadi starter saat Reva cedera atau terkena akumulasi kartu.

”Saya ingin dapat lebih banyak menit bermain,” terang Faso menyebut alasannya pergi. 

Perginya Faso membuat Persebaya krisis bek kiri. Sampai saat ini, belum ada pemain yang direkrut untuk posisi tersebut. Baik pemain internal maupun dari luar Persebaya.

Beberapa pemain sempat dihubungkan. Salah satunya, pemain muda Persita Alta Ballah.

Putra mantan pemain Persebaya, Jomah Ballah, itu disebut bisa beroperasi sebagai bek kiri. Selain winger seperti yang diperankan bersama Persita musim lalu. 

Pelatih Persebaya Aji Santoso belum mau mengomentari soal Alta. Akan tetapi, ia mengakui saat ini tengah berburu bek kiri. Ia mengaku sudah berkomunikasi dengan beberapa pemain. Termasuk mengoptimalkan pemain produk internal.

Pada seleksi yang digelar dua hari lalu, Aji mengaku belum menemukan pemain yang diinginkan untuk posisi tersebut. Namun, dengan sisa waktu yang ada, ia optimistis bisa mendapatkan pemain incaran.

Kalaupun tidak, ia akan mencoba beberapa pemain untuk bermain di fullback kiri. Seperti halnya Ady Setiawan musim lalu. Dari gelandang yang dijadikan bek kanan.

Sumber: harian disway