Capai 80 Persen, Revitalisasi Trotoar di Wisata Kota Tua Jakarta Selesai Juli

Capai 80 Persen, Revitalisasi Trotoar di Wisata Kota Tua Jakarta Selesai Juli

Revitalisasi trotoar di Kota Tua Jakarta.-Intan Afrida Rafni-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Dinas Bina Marga DKI Jakarta terus menggenjot pengerjaan revitalisasi trotoar di kawasan Wisata Kota Tua Jakarta.

Hal ini ditujukan lokasi wisata kota tua yang ramah terhadap pejalan kaki, tidak terkecuali orang dengan disabilitas.

Sub Koordinator Urusan Pembangunan dan Peningkatan Kelengkapan Jalan Dinas Bina Marga Jakarta, Sigit Widodo mengatakan, terdapat lima titik trotoar yang saat ini sedang dilakukan revitalisasi.

BACA JUGA:Kabar Gembira! Lowongan CPNS 2022 Buka 1.086.128 Formasi

"Sekarang ini sedang ada penataan kawasan kota tua yang di bawah pengendalian teknis DBM yaitu di Jalan Lada Dalam, Jalan Kemukus, Jalan Lada Raya, Jalan Ketumbar dan Jalan Kali Besar Timur," kata Sigit Widodo saat dihubungi Disway.id, Kamis 30 Juni 2022.

Tidak hanya trotoar, ia juga menjelaskan bahwa Dinas Bina Marga sedang melakukan penataan berupa plaza pedestrian, jalur sepeda, pembangunan jalan dan kelengkapannya.

"Secara keseluruhan sekarang sudah sekitar 80.86%, rencana diselesaikan di bulan Juli tahun ini," ujar Sigit.

Adapun ukuran revitalisasi yang sedang dilakukan ini yaitu panjang 2,11 kilometer dengan ukuran lebar yang berbeda-beda.

Nantinya konsep dari trotoar tersebut akan ada taman kecil, pohon dan kursi.

"Lebarnya variasi, untuk trotoar lebar 2 sampai dengan 5 meter dan untuk plaza 10 sampai 22 meter," jelas Sigit.

BACA JUGA:Gus Miftah Kabarkan Deddy Corbuzier Batal Naik Haji Meski Diundang Kerajaan Arab Saudi, Ada Apa?

BACA JUGA:Iriana Joko Widodo di Ukraina: Merinding Saya

Dalam pengerjaannya, Sigit menyebutkan bahwa Dinas Bina Marga melibatkan lima penyedia jasa, yaitu PT. Karya Palmalindo Anugrah, PT. Mulia Graha Parulian, PT. Trico Wana, PT. Nikita Sari Jaya dan PT. Dewi Mas.

Selama pengerjaannya, ia mengaku sedikit mengalami kendala, yaitu karena banyak pedagang liar yang menempati area proyek dan kondisi arus lalu lintas yang padat.

Sumber: