Mantan Pesepakbola Claudio Martinez Dikeroyok Karyawan Basque, Istri: Dipukuli Lebih 5 Orang

Mantan Pesepakbola Claudio Martinez Dikeroyok Karyawan Basque, Istri: Dipukuli Lebih 5 Orang

Laporan penganiyaan dan pengeroyokan yang dialamai oleh Claudio Martinez di cafe Basque Jakarta, Senin 4 Juli 2022 telah diterima oleh Polda Metro Jaya.-Istimewa/Ana-

JAKARTA,DISWAY.ID-- Mantan pesepakbola yang kini beralih profesi sebagai artis, Claudio Martinez diduga alami pengeroyokan di sebuha tempat hiburan malam di Jakarta Selatan.

Claudio Martinez, yang merupakan artis sinetron sekaligus mantan pemain sepak bola diduga menjadi korban pengeroyokan.

Korban diduga dipukuli petugas tempat hiburan malam di kawasan Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu 2 Juli 2022, Pukul 01.30 WIB dini hari.

BACA JUGA:Viral Dana ZIS ACT Diduga Dikirim ke LSM Teroris dan Memperkaya Diri? Intip Laporan ACT dari 2005-2020

BACA JUGA:PPKM Luar Jawa-Bali Terus Berlanjut Sampai 1 Agustus, Menko Airlangga: Kalau dari Segi Kasus...

Kejadian ini diungkapkan langsung oleh istri korban, Musriana saat melaporkan langsung kasus ini ke Polda Metro Jaya dengan nomor LP / B / 3318 / VII / SPKT / Polda Metro Jaya.

"Iya memang benar. Korban pengeroyokan suami saya Claudio Martinez oleh sebagian karyawan Basque," ujarnya wanita yang akrab disapa Ana ini, Senin 4 Juli 2022.

Menurut kejadian bermula saat suaminya tersenggol dan kakinya terinjak oleh salah seorang pegawai.

Claudio Martinez pun menegur pegawai yang dianggap kurang berhati-hati di tengah ramainya pengunjung tempat hiburan malam tersebut.

BACA JUGA:Berapa Besar Pahala Kurban di Idul Adha? KH Chalwani Ungkap Dalil dan Dahsyatnya

BACA JUGA:Sedih... Annisa Pohan Sampaikan Kabar Duka: Mungkin Allah Punya Rencana Lain

"Suami saya cuma tegur. Eh malah waiters-nya nyolot dan dorong suami saya duluan, sehingga suami saya marah dan tabok bahu si waiters," ungkapnya.

Ana juga mengungkapkan, tak lama berselang, datang pegawai lain yang mendorong Claudio dari arah belakang dan menuduh telah memukul rekannya menggunakan botol. 

Setelah itu, sejumlah pegawai lain pun berdatangan dan langsung mengeroyok korban hingga mengalami luka-luka.

Sumber: