Gus Baha: Syariat Kurban Urunan Iduladha Kuncinya Iklas Gitu Aja Repot

Gus Baha: Syariat Kurban Urunan Iduladha Kuncinya Iklas Gitu Aja Repot

Gus Baha -Ilustrasi: Syaiful Amri/Disway -Disway.id

JAKARTA, DISWAY.ID - Lagi trend kurban urunan jelang Iduladha. Ada yang 1 kantor, sampai 1 keluarga. 

Contohnya kurban sapi bisa dilakukan dengan digotong dengan 7 orang. Lalu bagaimana baik hukum kurban urunan itu?

KH Bahaudin Nursalim atau biasa disapa Gus Baha memberikan penjelasan dan mengilustrasikan kurban dengan jalan urunan dalam di Youtube Santri Gayeng.  

Gus Baha mengatakan akan lebih baik jika patungan para ahli kurban berasal dari satu keluarga saja.

BACA JUGA:Ini Penjelasan PBNU Terkait Perbedaan Lebaran Idul Adha Berikut Jadwal Lebaran di Berbagai Negara

“Untuk itulah, secara syariat, lebih baik kambing untuk satu orang, ketimbang satu sapi untuk tujuh orang,” tutur Gus Baha dikutip dari Youtube Santri Gayeng, Selasa 5 Juli 2022.

Gus Baha lantas menjelaskan dengan mengutip pendapat Imam Malik dalam kitab Mizan Kubra yang menuturkan soal sapi untuk kurban.

Disampaikannya, sebagian ulama mensyaratkan bahwa 7 orang yang patungan kurban sapi, sebisa mungkin berasal dari satu keluarga. 

“Supaya bisa serentak membawa satu keluarga menuju surga,” terang Gus Baha.

BACA JUGA:Sepak Terjang ACT Memantik Reaksi Erick Thohir, Bareskrim dan Densus 88 Turun Tangan, PPTK: Ada Penyalahgunaan

Akan tetapi, jika memang tak terhindarkan, menurutnya tidak masalah patungan kurban sapi meskipun bukan merupakan satu keluarga. 

Sebab, lanjut Gus Baha, ganjaran masuk surga merupakan kuasa dan hanya bisa diatur oleh Allah SWT semata.

“Sekarang kan lagi musim urunan. Kalau tujuh orang bayar Rp 2 juta, sudah dapat satu sapi,” ucapnya. 

Dalam Islam, ketika berkurban, terdapat kepercayaan, hewan tersebut bisa mengantarkan ke surga.

Sumber: youtube/@santrigayeng