CCTV di Rumah Dinas Ferdy Sambo Rusak atau Dirusak? Komnas HAM: Ada Indikasi Kuat Unsur Kesengajaan

CCTV di Rumah Dinas Ferdy Sambo Rusak atau Dirusak? Komnas HAM: Ada Indikasi Kuat Unsur Kesengajaan

Titik terang temuan rekaman CCTV terkait kasus tewasnya Brigadir J.- Pixabay/WebTechExperts-

JAKARTA, DISWAY.ID-- CCTV di rumah dinas Ferdy Sambo masih menjadi polemik seiring adanya perbedaan pernyataan. Apakah rusak atau sengaja dirusak?

Hal inilah yang menjadi fokus utama Komnas HAM untuk mencoba mengungkap fakta dari peristiwa polisi tembak polisi melalui pemeriksaan digital forensik dan uji balistik.

Sebab, kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, dari beberapa keterangan para ajudan Ferdy Sambo terdapat perbedaan pengakuan.

BACA JUGA:Terbongkar! Sosok Pelucut CCTV di Rumah Dinas Ferdy Sambo Sudah 'Dikantongi', Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Kata dia, pengakuan ajudan satu dengan ajudan lain ada yang menyebut rusak sejak lama.

Sementara itu, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto selaku Kapolres Metro Jakarta Selatan, sempat membuat pernyataan soal CCTV.

Katanya, CCTV yang ada di rumah dinas Ferdy Sambo rusak akibat tersambar petir.

Menurut Taufan, pendalaman digital forensik termasuk pemeriksaan kamera pengawas atau CCTV menjadi penting.

BACA JUGA:Penghambat Kasus Brigadir J Terbongkar, Kapolri Singgung Soal CCTV, Bareskrim: Sengaja Dihilangkan

Pasalnya, peristiwa yang konon terjadi baku tembak antara Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan Bharada E minim saksi dan barang bukti.

“Fokus dulu di CCTV yang sejak awal kami persoalkan itu, kok bisa dikatakan rusak dengan keterangan yang berbeda satu dengan lainnya.

"Yang satu bilang disambar petir, ADC bilang sudah rusak sejak lama,” ujar Pria kelahiran Pematang Siantar.

Lebih lanjut, Taufan tampaknya semakin curiga bahwa sudah ada unsur kesengajaan terhadap keterangan mengenai CCTV ini.

BACA JUGA:Ini Pernyataan Pengacara Brigadir J Soal Petir dan CCTV yang Dikomentari Mahfud MD

Sumber: