Jenazah Marsma TNI Fajar Adriyanto Tiba di Rumah Duka, Suasana Haru Selimuti Pancoran

Jenazah Marsma TNI Fajar Adriyanto Tiba di Rumah Duka, Suasana Haru Selimuti Pancoran

Jenazah Marsma Fajar Adriyanto yang menjadi korban kecelakaan pesawat latih sipil di Ciampea, Bogor, tiba di rumah duka di Kompleks TNI AU Pancoran-Disway.id/Fajar Ilman-

JAKARTA, DISWAY.ID - Jenazah Marsekal Pertama (Marsma) TNI Fajar Adriyanto yang menjadi korban kecelakaan pesawat latih sipil di Ciampea, Bogor,  tiba di rumah duka yang berlokasi di Jalan Triloka XI, Komplek TNI AU, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Minggu sore, 3 Agustus 2025.

Kedatangan jenazah disambut haru oleh keluarga besar, kerabat, serta para pelayat yang telah lebih dahulu memadati lokasi sejak siang. 

BACA JUGA:Spesifikasi Pesawat Latih yang Jatuh di Ciampea Bogor, Ternyata Milik FASI

BACA JUGA:Pilot Pesawat Latih Berpangkat Marsekal Tewas dalam Insiden di Ciampea: Penyebab Masih Diselidiki TNI AU

Sekira pukul 15.22 WIB, mobil ambulans jenis Toyota Alphard berwarna putih dengan nomor polisi B 1088 SHH memasuki kawasan rumah duka dengan pengawalan ketat dari personel TNI AU.

Setibanya di lokasi, beberapa anggota TNI dengan sigap menurunkan peti jenazah berwarna putih yang berisi almarhum. 

Tangis pecah ketika salah satu anggota keluarga turun dari mobil dan menyambut peti sang perwira tinggi dengan pelukan erat dan isak yang tak tertahan.

Sebelumnya, sejak pukul 13.45 WIB, suasana duka telah terasa kental di rumah duka. Keluarga dan kolega almarhum berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir. 

BACA JUGA:Pesawat Latih Jatuh di Ciampea Bogor, Satu Orang Tewas

Beberapa karangan bunga tampak berjajar di halaman rumah, di antaranya berasal dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa.

Tenda duka dan kursi-kursi pelayat telah didirikan untuk menyambut lebih banyak tamu yang datang memberikan doa dan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kronologi Kecelakaan Pesawat di Ciampea

Marsma TNI Fajar Adriyanto dinyatakan meninggal dunia setelah pesawat latih sipil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan tragis di kawasan Ciampea, Kabupaten Bogor, Minggu pagi 3 Agustus 2025 sekitar pukul 10.00 WIB. 

Pesawat jenis Microlight Fixedwing Quicksilver GT500 dengan nomor registrasi PK-S126 milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dilaporkan jatuh di area pemakaman Kampung Astana, Desa Benteng, Kecamatan Ciampea.

Menurut saksi mata bernama Sinwan, warga setempat yang berada di lokasi, pesawat sempat terlihat terbang rendah dan berputar-putar sebelum akhirnya jatuh di dekat lahan perkebunan dan pemakaman warga. Saat kejadian, warga tengah melakukan kegiatan kerja bakti rutin di sekitar lokasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads