Purbaya Awasi Dana Rp200 Triliun ke Bank Himbara, Pastikan Tak Dipakai Beli Dolar
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat memberikan penjelasan.--Kompas.Tv
JAKARTA, DISWAY.ID – Usai resmi menempatkan dana segar sebesar Rp200 triliun ke empat bank milik negara (Himbara), Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kini turun langsung mengawasi penyerapan anggaran oleh bank-bank tersebut.
Dalam keterangannya, Menkeu Purbaya mengungkapkan sudah meninjau langsung kantor PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) untuk memastikan Rp55 triliun yang disalurkan ke bank tersebut berjalan optimal.
“Saya juga ingin tahu seperti apa proyeksi kredit mereka ke depannya,” kata Purbaya di Jakarta, Rabu (1/10/2025).
BACA JUGA:Hentikan Keracunan Massal, Perpres Makan Bergizi Gratis Segera Terbit
BACA JUGA:Tak Ada Kenaikan Cukai Rokok, Menkeu Purbaya Fokus Jaga Industri & Tenaga Kerja
Purbaya menegaskan dirinya tidak hanya memantau BNI, tetapi juga bank Himbara lainnya agar dana ini tidak digunakan untuk membeli Dolar AS.
Menurutnya, langkah ini penting demi menjaga stabilitas nilai tukar dan mencegah pelemahan Rupiah.
“Saya akan cek juga bank lainnya, secara acak,” tegasnya.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan, tambahan Rp55 triliun ini akan disalurkan ke sektor-sektor prioritas pemerintah.
Mulai dari UMKM, infrastruktur, energi terbarukan, hingga pembiayaan hijau (green financing).
BACA JUGA:BGN Akui Sanitasi Air di Dapur MBG Belum Memadai, Prabowo Instruksikan Sterilisasi
BACA JUGA:Pemerintahan AS Resmi Shutdown Hari Ini, Pegawai Terancam Tak Dapat Gaji, Layanan Publik Terganggu
Dengan strategi ini, BNI optimistis dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi inklusif serta mendukung proyek strategis nasional.
“Dengan tambahan Rp55 triliun, BNI optimistis dapat meningkatkan kontribusi dalam mendanai proyek-proyek strategis nasional sekaligus memperkuat pemulihan ekonomi Indonesia,” ujar Okki.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: