Banding Skandal Naturalisasi Ditolak FIFA, FAM Bawa Kasus Pemalsuan Dokumen ke Pengadilan CAS
Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memastikan akan melanjutkan perjuangan hukum ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) usai banding mereka terhadap kasus dugaan pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi ditolak oleh FIFA-Tangkapan layar Instagram@famalaysia-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memastikan akan melanjutkan perjuangan hukum ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS), usai banding mereka terhadap kasus dugaan pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi ditolak oleh FIFA.
Dalam pernyataannya pada Senin (3/11), Presiden FAM Datuk Wira Mohd Yusoff Haji Mahadi menegaskan pihaknya akan segera bersurat ke FIFA untuk meminta salinan lengkap hasil keputusan Komite Banding.
Dokumen tersebut akan menjadi dasar bagi tim hukum FAM dalam mempersiapkan pengajuan banding ke CAS.
BACA JUGA:Chelsea dan Tottenham Hotspur Berebut Striker Porto Samu Aghehowa, Harga Tembus Rp1,5 TRILIUN!
“Ini pertama kalinya FAM menghadapi situasi seperti ini. Pengacara dan manajemen kami sangat terkejut dengan keputusan tersebut,” ujar Yusoff.
“Namun, kami akan terus memperjuangkan hak para pemain dan menjaga kepentingan sepak bola Malaysia di tingkat internasional,” lanjutnya.
Sebelumnya, FIFA secara resmi menolak banding FAM terkait skandal pemain naturalisasi Harimau Malaya yang diduga menggunakan dokumen palsu dalam proses pendaftaran.
“Setelah menganalisis pengajuan banding dan melakukan sidang, Komite Banding FIFA memutuskan untuk menolak banding tersebut,” demikian isi pernyataan resmi FIFA.
Dengan keputusan ini, hukuman yang dijatuhkan FIFA pada September lalu tetap berlaku.
BACA JUGA:Bocoran PSSI A1! Vietnam Tolak Park Hang Seo Latih Timnas Indonesia, Skuad Garuda Setuju
Tujuh pemain naturalisasi Malaysia dijatuhi larangan bermain selama 12 bulan serta denda sebesar 2.000 Franc Swiss (sekitar Rp41,8 juta).
Ketujuh pemain tersebut adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, Hector Alejandro Hevel Serrano
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber:
