Ketika Lagu-lagu Jakarta Diarasemen Ulang 54 Musisi di Panggung Sumpah 'Satoe Indonesia'
Pertunjukkan megah nan penuh rasa kebanggaan, Jakarta Philharmonic Orchestra (JPO) dan Dinas Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta, menyuguhkan lagu-lagu Jakarta yang diarasemen ulang untuk menumbuhkan cinta dan sumpah "Satoe Indonesia" di panggung Taman Ismail -Ist-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Pagelaran akbar orkestra bertajuk Perayaan Kebangsaan “Satoe Indonesia” sukses digelar di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu, 8 November 2025.
Acara ini menampilkan kolaborasi megah antara Jakarta Philharmonic Orchestra (JPO) dan Dinas Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta, dengan menghadirkan 54 musisi, 28 paduan suara, 5 penyanyi, dan 1 grup band.
Inti dari pertunjukan ini adalah narasi kepemudaan, yang merentang sejarah peran pemuda Indonesia mulai dari momen Sumpah Pemuda, perjuangan kemerdekaan, hingga peran pemuda di masa kini.
BACA JUGA:Test Drive Suzuki XL7 Alpha Hybrid: SUV Irit dan Nyaman untuk Kota Padat Jakarta
Pesan utamanya tegas untuk senantiasa mencintai Indonesia.
Di bawah tongkat konduktor Aminoto Kosin, pagelaran berdurasi dua jam ini membawakan karya-karya legendaris komposer nasional.

Orkestra 54 musisi membawakan lagu-lagu Jakarta, dipimpin oleh Aminoto Kosin.-Ist-
Penonton disuguhi aransemen dari lagu-lagu ciptaan WR Supratman, Ismail Marzuki, Titiek Puspa, Koes Plus, Gombloh, dan lainnya.
Sejumlah penyanyi ternama seperti Aimee Saras, Endah Laras, Gabriel Harvianto, Galabby Thahira, Lea Simanjuntak, serta grup band /Rif turut memeriahkan panggung.
BACA JUGA:Gesrek Festival 2025: Konser Musik Lintas Genre di Ancol, Tiket Masuk Cuma Rp149 Ribu!
Kepala Dinas Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, menjelaskan bahwa dukungan pemerintah sangat penting untuk peningkatan kualitas budaya, demi kesejahteraan warga dan penggerak ekonomi berbasis kesenian.
“Jakarta Philharmonic Orchestra tahun ini menjadi bagian dari kegiatan Geber (Gerak Bersama) Budaya Jakarta, sebuah upaya untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mengapresiasi karya seni budaya. Seni dan budaya tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas masyarakat,” jelas Tamary.
Sementara itu, Music Director sekaligus Conductor Aminoto Kosin, menyatakan bahwa event ini merupakan kebanggaan sekaligus tantangan bagi JPO.
“Visi kami adalah menjadikan lagu-lagu Jakarta menjadi lagu dunia dan dimainkan oleh orkestra dunia, serta menjadikan Jakarta panggung orkestra di dunia,” tegas Kosin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: