Suporter Haiti Dilarang Masuk AS Saat Piala Dunia 2026, Donald Trump Tegas Tak Beri Pengecualian

Suporter Haiti Dilarang Masuk AS Saat Piala Dunia 2026, Donald Trump Tegas Tak Beri Pengecualian

Presiden AS, Donald Trump Larang Suporter Haiti Dukung Timnasnya di Piala Dunia-Tim Media Presiden-

AMERIKA, DISWAY.ID - Larangan perjalanan yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump dipastikan akan berdampak pada ribuan pendukung Haiti yang berencana datang ke Amerika Serikat untuk menyaksikan Piala Dunia 2026.

Meski Haiti telah memastikan tiket ke putaran final dan menjadi salah satu dari 42 negara yang lolos, para suporternya dipastikan tidak bisa masuk ke AS musim panas mendatang.

Gedung Putih menegaskan bahwa tidak akan ada pengecualian khusus bagi warga Haiti terkait aturan travel ban yang diteken Donald Trump pada Juni 2025 lalu.

Kebijakan tersebut membatasi warga dari 19 negara untuk memasuki Amerika Serikat, termasuk Haiti, Afghanistan, Iran, Libya, Myanmar, Somalia, Sudan, hingga Venezuela.

BACA JUGA:Korps Marinir AS Terjunkan Tim Khusus ke Haiti Buntut Kerusuhan Geng Bersenjata

Meski demikian, ada pengecualian khusus bagi pemain, keluarga inti, staf pelatih, dan kru teknis agar mereka tetap dapat mengikuti ajang olahraga internasional berskala besar seperti Piala Dunia.

Akan tetapi untuk para suporternya, kesempatan menonton langsung pertandingan di stadion masih tertutup rapat.

Haiti kembali tampil di Piala Dunia putra untuk pertama kalinya sejak 1974. Namun, para pendukung mereka tidak dapat mendukung tim nasional secara langsung akibat kebijakan imigrasi tersebut.

Larangan ini muncul seiring komentar kontroversial Trump pada tahun 2018, ketika ia menyebut Haiti, El Salvador, dan sejumlah negara Afrika sebagai “negara sial” dalam sebuah pertemuan terkait imigrasi.

BACA JUGA:Haiti Rusuh Diserang Geng, Ternyata Senjatanya Berasal dari AS!

Departemen Luar Negeri AS menyebutkan bahwa suporter masih diperbolehkan mengajukan visa, tetapi mereka kemungkinan besar “tidak akan memenuhi syarat untuk masuk ke Amerika Serikat.”

Pengecualian hanya dapat diberikan jika perjalanan tersebut “mendukung kepentingan nasional AS”, dan kondisi tersebut dikatakan “sangat jarang.”

Sementara itu, kondisi di Haiti sendiri membuat pertandingan kandang mustahil dilakukan.

Kekerasan geng yang terus meningkat membuat tim nasional tidak bermain di negara mereka selama empat tahun terakhir. Pelatih kepala, Sebastien Migne, bahkan belum pernah menginjakkan kaki di Haiti sejak diangkat 18 bulan lalu, dengan seluruh laga kandang dipindahkan ke Curacao yang berjarak 800 kilometer.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads