Netanyahu Bikin Gencatan Senjata Gaza Terancam Runtuh, Israel dan Hizbullah Saling Serang!
Gencatan Senjata Gaza Terancam Runtuh, Israel dan Hizbullah Saling Serang--JNS
JAKARTA, DISWAY.ID - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu kembali mempertegas penolakannya terhadap gagasan pembentukan negara Palestina.
Penegasan itu diungkap menjelang pemungutan suara Dewan Keamanan PBB mengenai proposal Amerika Serikat untuk penataan Gaza setelah berakhirnya konflik.
Beberapa pejabat tinggi Israel juga menyuarakan sikap serupa pada Senin, menunjukkan bahwa pemerintah Israel masih mempertahankan posisi keras terkait solusi politik di kawasan tersebut.
Dalam perkembangan lain, otoritas Israel menyampaikan bahwa tiga sandera yang sebelumnya dilaporkan berada di Gaza kini dipastikan meninggal dunia.
BACA JUGA:Israel Klaim Tewaskan Kepala Staf Hizbullah, Benjamin Netanyahu Peringatkan Serangan Susulan!
Israel menyebut telah menerima sisa-sisa jenazah mereka melalui mekanisme pertukaran dengan tubuh warga Palestina yang dikembalikan kepada keluarga masing-masing.
Situasi di Gaza sendiri masih berada dalam masa gencatan senjata, meskipun tidak sepenuhnya stabil.
Pasukan Israel telah memindahkan posisinya ke area yang mereka sebut sebagai “garis kuning.”
Akan tetapi gencatan senjata kembali diguncang oleh serangkaian serangan Israel yang menewaskan puluhan warga Palestina sepanjang pekan lalu, memicu kekhawatiran baru mengenai potensi eskalasi.
Ketegangan juga meluas ke wilayah lain. Di Lebanon selatan, Israel kembali menargetkan lokasi yang diklaim sebagai fasilitas Hizbullah.
Serangan yang dilancarkan pada Minggu turut menghantam Beirut, sementara di Tepi Barat operasi militer Israel tetap berlanjut di sejumlah titik.
Pemimpin Militer Hizbullah Dilaporkan Tewas
Hizbullah memastikan bahwa kepala staf militernya, Haitham Ali Tabataba’i, tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam Beirut selatan.
Dalam pernyataan resminya, kelompok tersebut menyebut Tabataba’i telah gugur bersama anggota lain yang tewas dalam serangan tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: