ITS Indonesia Fokus Akselerasi Elektrifikasi Transportasi dan Target 10.000 Bus Listrik di Jakarta
Presiden ITS Indonesia William P Sabandar mengatakan bahwa pihaknya telah meluncurkan inisiatif penting terkait transportasi berkelanjutan. -Disway/Fajar Ilman-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Intelligent Transport System (ITS) Indonesia akan mempercepat elektrifikasi transportasi nasional, termasuk mendorong target mengoperasikan 10.000 bus listrik pada 2030 di Jakarta.
Upaya ini menjadi bagian dari rangkaian International Transport Summit (IITS) 2025.
BACA JUGA:Kenapa ASN Belum Pindah ke IKN? Ini Jawaban Lengkapnya
BACA JUGA:Kejagung Periksa Dua Saksi Baru dalam Kasus Pajak, Salah Satunya Eks Staf Ahli Menkeu Suryo Utomo
Presiden ITS Indonesia William P Sabandar mengatakan bahwa pihaknya telah meluncurkan inisiatif penting terkait transportasi berkelanjutan.
"Jadi tahun lalu kita meluncurkan pada event Asia Pasifik yang juga di Jakarta, kita meluncurkan yang namanya Jakarta Initiative for Sustainable and Intelligent Urban Mobility," ujarnya kepada wartawan, Rabu 26 November 2025.
Ia meyebut bahwa komitmen pertama inisiatif tersebut adalah percepatan penggunaan kendaraan listrik.
"Kita ingin mulai dengan atau mendorong upaya pemerintah provinsi Jakarta untuk mendorong terwujudnya target EV bus, bus elektrifikasi, bus Rp10.000 pada tahun 2030," katanya.
BACA JUGA:Mengapa 1 Desember Jadi Hari AIDS Sedunia? Ini Penjelasan Lengkapnya
BACA JUGA:Diskon Tiket Pesawat hingga Potongan Tarif Tol Jelang Nataru, AHY: Mobilitas Harus Lancar
Namun ia mengakui langkah tersebut tidak mudah. Karena jika dilaksanakan dengan kecepatan yang biasa kita tidak akan sampai ke sana.
"Karena peran ITS disini adalah tadi, membuat sebuah standar, mendorong proses pendanaan, mendorong kolaborasi dengan sektor swasta, dan mencoba membangun industri itu dari dalam negeri," ungkapnya.
Ia manambahkan bahwa ITS Indonesia menilai elektrifikasi transportasi perlu direplikasi di berbagai kota besar di Indonesia.
"Yang kelanjutnya adalah ini harus direplikasi ke paling tidak 10 kota metropolitan… supaya gerakan untuk elektrifikasi kendaraan listrik itu benar-benar bisa terwujud di Indonesia," ujar William.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: