Iran Khawatir Pemainnya Ditolak Masuk AS untuk Piala Dunia 2026, Dugaan Ikut Organisasi Teroris Mencuat
FFIRI Peringatkan Pemain Timnas Soal Risiko Visa AS Jelang Piala Dunia 2026-@teammellifootball-Instagram
JAKARTA, DISWAY.ID - Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) mengeluarkan peringatan serius kepada sejumlah pemain tim nasional terkait kemungkinan mereka tidak dapat memasuki wilayah Amerika Serikat saat gelaran Piala Dunia 2026.
Informasi ini pertama kali disampaikan melalui laporan Tasnim News, yang menyebutkan bahwa beberapa pilar Timnas Iran: termasuk Mehdi Taremi, Shoja Khalilzadeh, Aref Aghasi, dan Danial Esmaeilifar, berpotensi menghadapi masalah visa.
Masalah ini timbul karena para pemain tersebut pernah bertugas di Garda Revolusi Iran, sebuah institusi militer yang oleh pemerintah AS diklasifikasikan sebagai organisasi teroris.
Status tersebut membuat proses pengajuan visa AS menjadi lebih ketat dan berisiko ditolak, sehingga dapat memengaruhi partisipasi Iran di pertandingan yang digelar di Negeri Paman Sam.
BACA JUGA:Pemenang dan Pecundang Hasil Drawing Piala Dunia 2026
FFIRI Siapkan Langkah Antisipasi
Ketua FFIRI, Mehdi Taj menjelaskan bahwa risiko penolakan visa tidak hanya berlaku untuk pemain, tetapi juga staf tim nasional.
Ia menyebutkan kasus terbaru yang menimpa Saeed Alhoei, anggota staf pelatih yang visanya ditolak AS karena riwayat penempatan dinas militernya.
"Jika ada pemain yang tidak diizinkan masuk, kami harus menyiapkan pengganti. Proses antisipasi ini sudah mulai kami lakukan,” ujar Taj.
BACA JUGA:Drawing Piala Dunia 2026: Brasil Masuk Grup Berat, 3 Tuan Rumah Terpisah
Kritik untuk FIFA dan Situasi Persiapan Tim
Mehdi Taj juga menilai FIFA seharusnya bersikap lebih tegas terhadap pembatasan visa yang diberlakukan AS kepada negara peserta turnamen.
Menurutnya, pembatasan tersebut berpotensi menggangu integritas kompetisi.
Di sisi lain, Iran terus mempersiapkan agenda uji coba jelang Piala Dunia 2026.
FFIRI mengonfirmasi tengah menjalin pembicaraan dengan Portugal untuk menggelar dua laga persahabatan pada Juni 2026 mendatang.
Mereka juga mempertimbangkan pertandingan kontra Spanyol, Qatar, Skotlandia, atau Islandia, bergantung pada penjadwalan tim-tim tersebut di Qatar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: