FIFA Batalkan Hasil Dua Laga Malaysia Imbas Skandal Naturalisasi, FAM Ajukan Banding ke CAS

FIFA Batalkan Hasil Dua Laga Malaysia Imbas Skandal Naturalisasi, FAM Ajukan Banding ke CAS

FIFA Batalkan Hasil Laga Malaysia, Skandal Naturalisasi Makin Panas-Tangkapan layar Instagram@famalaysia-

JAKARTA, DISWAY.ID - Skandal pemain naturalisasi yang menjerat Timnas Malaysia kembali menjadi sorotan setelah FIFA menjatuhkan sanksi tegas kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Dampaknya bukan hanya hukuman terhadap pemain dan federasi, tetapi juga pembatalan hasil pertandingan yang melibatkan pemain tidak memenuhi syarat.

Mengacu pada laporan terbaru, FIFA telah memutuskan untuk membatalkan hasil tiga pertandingan uji coba internasional Malaysia, dan menggantinya menjadi kekalahan walkover 0-3.

Keputusan tersebut diambil setelah FIFA menilai Malaysia memainkan sejumlah pemain yang status kelayakannya bermasalah akibat dokumen yang tidak sah. 

BACA JUGA:Update Ranking FIFA Timnas Indonesia: Malaysia Turun 5 Peringkat, Vietnam Melesat

Tiga Laga Malaysia Dibatalkan FIFA, Skor Diubah Jadi 0-3

Dalam putusan Komite Disiplin FIFA, tiga pertandingan yang dibatalkan adalah:

- Malaysia vs Cape Verde (semula imbang 1-1) → diubah menjadi kalah 0-3

- Malaysia vs Singapura (semula menang 2-1) → diubah menjadi kalah 0-3

- Malaysia vs Palestina (semula menang 1-0) → diubah menjadi kalah 0-3

FIFA juga menjatuhkan tambahan denda kepada FAM, di luar sanksi sebelumnya yang sudah lebih dulu diberikan pada September 2025. 

BACA JUGA:Jalan Pintas Berujung Petaka: Timnas Malaysia Terancam Absen 2 Edisi Piala Asia Gegara Skandal Pemain Naturalisasi

Pemain Disanksi 1 Tahun, FAM Dikenai Denda Besar

Sebelumnya, FIFA telah menjatuhkan hukuman larangan bermain selama 12 bulan kepada tujuh pemain naturalisasi Malaysia dan memberikan denda kepada FAM sebesar 350.000 Swiss francs.

Banding FAM sempat ditolak, sebelum akhirnya Malaysia mempertimbangkan langkah hukum berikutnya. 

Dalam responsnya, FAM menyatakan akan meminta alasan lengkap keputusan FIFA secara tertulis dan menyiapkan jalur banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads