Korban Bencana Aceh- Sumatra 1.135 Jiwa, Hampir 490 Ribu Warga Jadi Pengungsi
Jumlah korban hilang terus berkurang seiring intensifnya operasi pencarian di lapangan-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban meninggal akibat banjir dan longsor di Sumatra mencapai 1.135 jiwa, setelah terjadi penambahan enam korban jiwa dalam pembaruan data terakhir.
Sementara itu, jumlah pengungsi tercatat 489.864 jiwa yang tersebar di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
BACA JUGA:Pemotor Tewas Usai Ngebut dan Tabrak Tukang Tahu Bulat di Kalimalang
BACA JUGA:Kakorlantas: Fatalitas Kecelakaan Libur Natal 2025 Turun 23,23 Persen
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdatin BNPB) Abdul Muhari menyampaikan, operasi pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, dan relawan di sejumlah kabupaten/kota yang masih memiliki daftar pencarian orang.
“Jumlah korban hilang terus berkurang seiring intensifnya operasi pencarian di lapangan,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan harian BNPB, Kamis 25 Desember 2025.
Selain penanganan darurat, pemerintah memberi perhatian khusus pada kesiapan sektor pendidikan.
Sekolah-sekolah dijadwalkan kembali dibuka pada minggu pertama Januari 2026 setelah masa libur.
“Aktivitas belajar-mengajar bukan hanya penting untuk keberlanjutan pendidikan, tetapi juga memberi dukungan psikososial bagi anak-anak terdampak bencana,” jelas Abdul Muhari.
Pemulihan akses jalan terus dikebut. Jalur Bener Meriah–Bireuen kini mulai dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat melalui beberapa jalur alternatif.
Sementara itu, ruas Jalan Nasional Takengon–Bireuen secara bertahap pulih dan diharapkan memperlancar distribusi logistik, termasuk energi dari Bandara Rembele, Bener Meriah menuju Takengon, Aceh Tengah.
BACA JUGA:TMII Perpanjang Jam Operasional Saat Pergantian Tahun, Kereta Gantung Bisa Dinikmati hingga Malam
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: