Dari Satu Telur untuk Bertiga hingga Anak Bisa Sekolah, Kisah Ibu Sri Warnai PKU Akbar Lampung
Di antara ratusan nasabah PNM Mekaar yang hadir, kisah Sri Wahyuningsih menjadi cermin perjuangan banyak perempuan prasejahtera-Dok.PNM-
LAMPUNG, DISWAY.ID - PKU (Pengembangan Kapasitas Usaha) Akbar Lampung yang digelar oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM), pada 17 Januari 2026 bukan sekadar agenda pemberdayaan, melainkan juga sebagai ruang bertemunya kisah-kisah inspiratif yang lahir dari perjuangan nyata para perempuan pengusaha ultra mikro.
Di antara ratusan nasabah PNM Mekaar yang hadir, kisah Sri Wahyuningsih menjadi cermin perjuangan banyak perempuan prasejahtera.
Empat tahun lalu, Sri adalah ibu rumah tangga yang berusaha bertahan dengan keterbatasan ekstrem.
BACA JUGA:Katalog Promo Superindo Minggu Ini Terbaru 19-22 Januari 2026, Minyak Goreng Bimoli Rp37 Ribuan
Untuk makan sehari-hari, satu butir telur harus dibagi tiga untuk keluarganya.
Pilihan hidupnya kerap berat, seperti membayar ongkos sekolah anak atau makan hari itu.
Berangkat dari dapur rumah dengan peralatan sederhana, Sri memulai usaha basreng.
Modal kecil tak menyurutkan langkahnya.
Setelah menjadi nasabah PNM Mekaar, usahanya perlahan bertumbuh.
BACA JUGA:Katalog Promo Superindo Hari Ini Terbaru 18 Januari 2026, Ekonomi Pencuci Piring Rp6 Ribuan
Hari ini, Sri tak lagi dihantui kekhawatiran yang sama.
Anaknya dapat bersekolah, bahkan anaknya turut membantu berjualan di sekolah, belajar tentang kerja keras sejak dini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: