Anak Tiba-tiba Ceria? Dokter Paru: Awas, Bisa Jadi Sinyal Maut Adiksi Whip Pink!
Dokter Spesialis Paru, Erlina Burhan meminta para orang tua agar mewaspadai gejala kecanduan Whip Pink yang kemungkinan dialami anak-anak-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID – Dokter Spesialis Paru, Erlina Burhan meminta para orang tua untuk tidak sekadar merasa lega saat melihat buah hati mereka tampak lebih ceria atau bersemangat dari biasanya.
Pasalnya, prof. dr. Erlina Burhan, memberikan peringatan keras bahwa perubahan suasana hati yang drastis terutama kegembiraan yang meluap tanpa alasan jelas bisa jadi merupakan tanda awal penggunaan zat adiktif berbahaya bernama 'Whip Pink'.
BACA JUGA:Profil dan Perjalanan Karier Alwi Farhan, Juara Tunggal Putra Indonesia Masters 2026
BACA JUGA:Update Bencana Tanah Longsor di Bandung Barat, 9 Tewas dan 81 Orang Hilang
Bukan tanpa alasan, sebab bentuk kemasan Whip Pink dengan warna yang ceria dan menarik disinyalir dapat mengundang anak-anak untuk mencobanya. Tak heran apabila, bahaya Whip Pink kini bukan hanya remaja saja, tetapi juga menyasar pada anak-anak.
Menurut Prof. Erlina, daya tarik utama zat ini di mata remaja adalah efek euforia instan yang dihasilkannya. Remaja yang awalnya murung atau tidak percaya diri bisa mendadak berubah menjadi lebih berani dan tampak "happy".
Kalau nyaman itu kan jadi lebih PD (percaya diri), bicara lebih happy. Biasanya kalau teman pakai, ikut pakai, dan akhirnya jatuh kepada ketergantungan atau adiksi," ucap Prof. Erlina saat dihubungi oleh jurnalis Disway, Minggu 25 Januari 2026.
BACA JUGA:Ombudsman RI Beberkan Riwayat Sengketa Tanah Jimbaran di Tengah Praperadilan Kepala BPN Bali
Berbeda dengan rokok konvensional yang meninggalkan bau tajam pada pakaian atau napas, Whip Pink sangat sulit dideteksi secara fisik.
Sifatnya yang "senyap" dan desainnya yang modis membuat anak-anak merasa aman membawanya ke mana pun, bahkan di tempat umum sekalipun.
Kondisi inilah yang membuat Prof. Erlina merasa prihatin. Ia menyebut branding produk ini sebagai tindakan yang sangat tidak bertanggung jawab terhadap masa depan generasi muda.
"Packaging-nya dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat trendy. Kalau dibawa ke keramaian orang tidak akan tahu. Ini orang-orang yang mengambil keuntungan dari sini dosanya bukan main," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: