Seluruh Banjir di Jakarta Dipastikan Surut, BPBD Minta Warga Waspada Potensi Banjir Susulan

Seluruh Banjir di Jakarta Dipastikan Surut, BPBD Minta Warga Waspada Potensi Banjir Susulan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan seluruh banjir di Ibu Kota telah surut pada Minggu, 1 Februari 2026-Disway.id/Cahyono-

JAKARTA, DISWAY.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan seluruh banjir di Ibu Kota telah surut pada Minggu, 1 Februari 2026.

Kepala Pusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan mengatakan, banjir yang merendam sejumlah wilayah Ibu Kita sejak Jumat, 30 Januari 2026, telah seluruhnya kering sejak pagi tadi.

BACA JUGA:BPOM Tegaskan Susu Formula Selain Produk Nestle Tetap Aman Dikonsumsi

BACA JUGA:Said Didu Berdiskusi Panjang dengan Prabowo di Kertanegara: Ada Agenda Penting!

"BPBD mencatat hingga Minggu (01/02) pukul 08:00 WIB, seluruh genangan di wilayah DKI Jakarta sudah surut," kata Yohan dalam keterangannya.

Yohan menuturkan, hujan lebat yang terjadi pada Jumat, mengakibatkan terjadinya kenaikan Tinggi Muka Air (TMA) di Pos Angke Hulu dengan level Waspada/Siaga 3 sekira pukul 04.00 WIB.

Kenaikan TMA ini berimbas terjadinya banjir dibeberapa wilayah DKI Jakarta hingga Sabtu, 31 Januari 2026.

Yohan mengatakan, berkat upaya kolaboratif yang dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seluruh titik banjir dapat segera tertangani.

BACA JUGA:Jadi Tersangka Penganiayaan Anggota Banser, Habib Bahar Diperiksa 4 Februari

OPD terkait telah mengerahkan personelnya berikut dengan peralatan pendukung seperti pompa mobile dalam menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. 

"Peran dari unsur masyarakat juga dilibatkan dalam upaya ini seperti pihak RT/RW, FKDM, dan tokoh masyarakat lainnya," tambah Yohan.

Meski seluruh titik banjir telah surut, Yohan meminta masyarakat agar tetap waspada dengan adanya potensi banjir susulan.

BACA JUGA:Sarat Intervensi Asing, Petani Tolak Regulasi Tembakau yang Mematikan Sumber Pendapatan

Dalam keadaan darurat, kata Yohan masyarakat dapat segera hubungi nomor call center 112. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait