Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM dan Listrik Aman Jelang Idul Fitri 2026
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan, ketersediaan energi nasional, terutama bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, berada dalam kondisi aman dengan cadangan yang mencukupi kebutuhan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Lebaran-Istimewa-
Selain itu, kesiapan kilang dalam negeri juga terus dioptimalkan untuk memastikan produksi berjalan maksimal.
Kilang-kilang utama milik Pertamina seperti di Balikpapan yang telah beroperasi melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP), Termasuk hasil dari kilang di Balongan, Cilacap, Dumai, dan Plaju telah dipastikan berada dalam kondisi siap produksi.
Distribusi energi dari kilang hingga ke masyarakat juga dipastikan berjalan lancar.
BACA JUGA:Roy Angkat Bicara Rismon Sianipar Ajukan Restorative Justice: Ikuti Saran Terbaik
BACA JUGA:Dompet Dhuafa Ajak 50 Jurnalis Jelajahi Program Pemberdayaan di Zona Madina Bogor
Mulai dari pengiriman ke depo, kapasitas penyimpanan, hingga distribusi ke SPBU dipastikan dalam kondisi aman.
“Kilang dari Pertamina ke depo-depo itu juga dijamin aman, kemudian di depo kapasitas penyimpannya itu juga dimaksimalkan dan juga di transportasi sampai dengan SPBU-SPBU itu juga relatif aman," tambah Yuliot.
Selain BBM, pemerintah juga memastikan keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan dan Lebaran.
Upaya tersebut dilakukan dengan meningkatkan cadangan energi primer serta melakukan perawatan lebih awal pada pembangkit listrik, termasuk pembangkit berbasis energi baru terbarukan seperti panas bumi dan tenaga air.
Menghadapi persiapan mudik lebaran, pemerintah juga meningkatkan pengawasan terhadap potensi kebencanaan geologi.
BACA JUGA:Whoosh Kembali Normal 14 Maret, Ini Jadwal Lengkap 62 Perjalanan per Hari Jakarta–Bandung
BACA JUGA:Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20.000 Bank BRI untuk THR Lebaran 2026, Tersedia di Tangerang!
Badan Geologi telah memetakan potensi pergerakan tanah maupun aktivitas gunung api aktif guna meminimalkan risiko gangguan terhadap infrastruktur energi.
“Kalau ada kondisi-kondisi yang sifatnya emergensi, dengan adanya posko ini justru kita bisa melakukan koordinasi lebih baik, antisipasi lebih baik, juga bagaimana penanganan yang lebih baik ke depan,” jelasnya.
Pemerintah memperkirakan sekitar 143 juta masyarakat akan melakukan perjalanan mudik tahun ini, dengan sekitar 76 juta di antaranya menggunakan kendaraan pribadi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: