Di Momen UNIQLO x Cecilie Bahnsen, Sheila Dara dan Fita Anggriani Ungkap Rahasia Persahabatan 13 Tahun
Momen hangat antara Sheila Dara dan Fita Anggriani justru mencuri perhatian, saat keduanya membagikan cerita tentang persahabatan yang telah bertahan selama 13 tahun di tengah perubahan hidup, karier, hingga perjalanan menjadi perempuan dewasa.--UNIQLO
JAKARTA, DISWAY.ID - Di tengah peluncuran koleksi perdana UNIQLO dan Cecilie Bahnsen bertajuk Shapes of Poetry, perhatian publik tak hanya tertuju pada deretan busana feminin bernuansa romantis.
Momen hangat antara Sheila Dara dan Fita Anggriani justru mencuri perhatian, saat keduanya membagikan cerita tentang persahabatan yang telah bertahan selama 13 tahun di tengah perubahan hidup, karier, hingga perjalanan menjadi perempuan dewasa.
Pada acara peluncuran koleksi di Hotel The Dharmawangsa hari ini, UNIQLO bersama Sheila Dara dan Fita Anggriani berbagi cerita mengenai selebrasi akan persahabatan, peran perempuan dan bagaimana pakaian bisa menjadi bagian dari momen-momen personal yang bermakna.
BACA JUGA:Postingan Haru Sheila Dara untuk Vidi Aldiano OTW 5 Juta Likes, Soulmate Sepertiga Kehidupan
Ada sesuatu yang menarik ketika dua sahabat duduk bersama dan mulai menceritakan hal-hal kecil tentang hubungan mereka: cara mereka saling menjaga, bagaimana selera berpakaian mereka berubah seiring waktu, atau bagaimana menjadi ibu ternyata tidak menghapus identitas lama, namun justru membuat pribadi kita menjadi lebih utuh.
Itulah yang terjadi siang itu di The Dharmawangsa Jakarta, ketika sepasang sahabat karib Sheila Dara dan Fita Anggriani hadir sebagai pembicara dalam peluncuran koleksi perdana UNIQLO and Cecilie Bahnsen Spring/Summer 2026 yang mengusung tema ‘Shapes of Poetry’.
BACA JUGA:Film Sore: Istri dari Masa Depan Tayang di Bioskop 2025, Sheila Dara dan Dion Wiyoko Jadi Pasutri
Kolaborasi yang Dimulai dari Sebuah Perkenalan
Cecilie Bahnsen adalah desainer asal Denmark yang dikenal karena kemampuannya mempertemukan dua hal: keindahan couture dan kenyamanan untuk dipakai setiap hari.
Lulusan Royal College of Art London ini mendirikan labelnya sendiri di Copenhagen pada 2015, dan sejak itu menjadi salah satu suara paling distingtif dalam fashion kontemporer, dengan pendekatan desain yang feminin, romantis, namun selalu grounded dalam fungsi.
Kolaborasi ini sendiri punya cerita asal yang cukup menarik. Pada 2019, saat UNIQLO membuka toko pertamanya di Denmark, Yukihiro Katsuta (Senior Executive Officer Fast Retailing sekaligus Head of R&D UNIQLO) bertemu Cecilie secara kebetulan.
Ia langsung tertarik pada pendekatan Cecilie terhadap detail khas couture dan materialitas.
BACA JUGA:Sinopsis Noktah Merah Perkawinan, Ketika Oka Antara Kepincut Sheila Dara
Tujuh tahun kemudian, koneksi itu akhirnya menemukan bentuknya dalam kolaborasi ini.
“Saya selalu mengagumi design ethics dari brand Jepang. Filosofi LifeWear UNIQLO terasa sangat dekat dengan pendekatan kami, yang berdasar pada bagaimana perempuan bergerak, hidup, dan mengekspresikan diri melalui pakaian. Saya berharap koleksi ini dapat memberi ruang bagi lebih banyak perempuan dan anak perempuan di berbagai belahan dunia untuk mengenakan koleksi ini dengan cara mereka sendiri,” ujar Cecilie.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: