Studi Sun Life 2026, Literasi Keuangan Kunci Bantu Masyarakat Indonesia Hadapi Tekanan Biaya Hidup

Rabu 10-06-2026,21:02 WIB
Reporter: Syifa Lulu |
Studi Sun Life 2026, Literasi Keuangan Kunci Bantu Masyarakat Indonesia Hadapi Tekanan Biaya Hidup

Sebanyak 45 persen masyarakat Indonesia menyatakan mampu bertahan lebih dari enam bulan tanpa penghasilan, sementara hanya 14 persen merasa sangat aman secara finansial.--

JAKARTA, DISWAY.ID - Sun Life Indonesia remi meluncurkan Financial Index 2026 sebuah studi yang menunjukkan kenaikan biaya hidup sebagai faktor yang mempengaruhi ketahanan rumah tangga.

Survei yang dilakukan bersama Genpop pada April 2026 terhadap 1.000 responden berusia 18 tahun ke atas di seluruh Indonesia, menemukan bahwa 80 persen masyarakat merasakan tekanan dari meningkatnya biaya hidup. 

Studi ini menegaskan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi ketahanan finansial di tengah ketidakpastian ekonomi.

BACA JUGA:Sun Life Hadirkan SHIFA Signature, Asuransi Syariah Cover Pengobatan Robotik dan Tradisional

Selain itu, studi ini juga mencatat peningkatan manfaat teknologi berbasis kecerdasan artifisial (AI) sebagai sumber informasi dan panduan dalam mengelola keuangan. 

Realitas Keuangan Keluarga Indonesia

Dari keseluruhan responden yang disurvei, hasil studi menunjukkan bahwa hanya 14 persen responden yang merasa sangat aman secara finansial.

Sementara 45 persen menyatakan mampu bertahan lebih dari enam bulan tanpa penghasilan. 

Kondisi ini mengindikasikan bahwa masih banyak rumah tangga memiliki bantalan keuangan yang terbatas. 

Secara keseluruhan, ketahanan finansial memang mencatat sedikit perbaikan, dengan kelompok yang tergolong sangat tangguh meningkat dari 30 persen menjadi 34 persen.

BACA JUGA:Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Sumatera, Nasabah Sun Life Indonesia Terdampak Diberi Kemudahan Klaim

Namun, penurunan pada kelompok menengah membuat proporsi rumah tangga dengan ketahanan rendah justru meningkat, menandakan pemulihan yang belum merata.

Bagi banyak masyarakat Indonesia, kenaikan biaya hidup tidak hanya memengaruhi anggaran rumah tangga, namun juga membatasi kemampuan mereka untuk meningkatkan kondisi keuangan. 

Sebanyak 30 persen responden menilai kenaikan biaya hidup sebagai tantangan terbesar dalam memperbaiki kondisi keuangan mereka.

Untuk mengelola peningkatan biaya hidup, banyak masyarakat mengambil langkah-langkah penyesuaian jangka pendek. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait