Wamen HAM Tegaskan Penanganan Papua Butuh Sinergi, TNI-Polri Jadi Garda Utama

Rabu 08-07-2026,20:23 WIB
Wamen HAM Tegaskan Penanganan Papua Butuh Sinergi, TNI-Polri Jadi Garda Utama

Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto menegaskan Kementerian HAM akan terus memperkuat kerja sama dengan TNI dan Polri dalam menangani berbagai persoalan di Papua.--istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto menegaskan Kementerian HAM akan terus memperkuat kerja sama dengan TNI dan Polri dalam menangani berbagai persoalan di Papua.

Komitmen tersebut disampaikan setelah menggelar pertemuan bersama jajaran TNI dan Polri di Kantor Kementerian HAM, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa 7 Juli 2026. 

Mugiyanto memberikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang dinilainya telah menjadikan prinsip hak asasi manusia sebagai pijakan dalam menjalankan tugas, baik dalam penegakan hukum maupun menjaga keamanan di Papua.

"Kementerian Hak Asasi Manusia memberikan apresiasi yang besar sebesar-besarnya kepada TNI dan Polri atas kerja-kerja yang dilakukan selama ini, sudah menjadikan Hak Asasi Manusia sebagai dasar, sebagai landasan dalam kerja-kerja penegakan hukum oleh teman-teman Polri, memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat dan juga oleh Polri dalam kerja-kerja memastikan keamanan di Papua," ujar Mugiyanto, Selasa 7 Juli 2026.

BACA JUGA:Data IndexMundi Sebut Polri Paling Korup di ASEAN, Burhanuddin Muhtadi Soroti Metodologi Survei

Ia menilai situasi di Papua memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi sehingga penyelesaiannya harus tetap mengedepankan penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam setiap langkah yang diambil.

"Karena memang situasi di Papua kompleks menurut kami, maka penanganan di Papua membutuhkan keterlibatan, konsensus semua pihak yang ada di Republik ini," ucapnya.

Lebih lanjut, Mugiyanto menekankan bahwa penyelesaian persoalan di Papua tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja.

BACA JUGA:Menko Polkam Kecam Aksi Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo, TNI-Polri Diminta Bertindak Tegas

Menurutnya, seluruh elemen bangsa, mulai dari lembaga negara hingga tokoh masyarakat dan partai politik, perlu terlibat dalam membangun kesepahaman untuk menghasilkan solusi yang berkelanjutan.

"Semua komponen bangsa legislatif, eksekutif, yudikatif para tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat, kemudian partai politik juga harus terlibat, melibatkan diri memberikan konsensusnya terkait penyelesaian strategis di Papua," sambung Mugiyanto.

Pada kesempatan yang sama, Mugiyanto turut mengapresiasi langkah cepat aparat dalam menangani kasus pembakaran pesawat milik AMA yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

BACA JUGA:Tolak RUU Polri, Mahasiswa Gelar Aksi Simbolik dengan Karangan Bunga di Depan Gedung ASEAN

Menurutnya, respons aparat dalam menangani tindak kekerasan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah untuk bertindak cepat terhadap setiap pelanggaran hukum yang terjadi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait