Veda Ega dan Mario Aji Punya Keuntungan di MotoGP Mandalika 2026, MGPA: Track Knowledge Jadi Senjata Utama

Selasa 28-07-2026,13:30 WIB
Veda Ega dan Mario Aji Punya Keuntungan di MotoGP Mandalika 2026, MGPA: Track Knowledge Jadi Senjata Utama

Persiapan menuju MotoGP Mandalika 2026 semakin dimatangkan, dua pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, menjalani sesi latihan privat di Pertamina Mandalika International Circuit-Tangkapan Layar Instagram@anandamikola27-

JAKARTA, DISWAY.ID - Persiapan menuju MotoGP Mandalika 2026 semakin dimatangkan, dua pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, menjalani sesi latihan privat di Pertamina Mandalika International Circuit.

Latihan ini sebagai bagian dari persiapan menghadapi rangkaian balapan sisa balapan MotoGP 2026.

Meski akan tampil di hadapan publik sendiri pada MotoGP Indonesia yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 mendatang, fokus utama keduanya saat ini adalah menghadapi sejumlah seri penting sebelumnya.

BACA JUGA:Pengakuan Jujur Honda: Hasil Paruh Musim Sangat di Luar Harapan, Kami Mau Lebih!

Jadwal yang menanti meliputi MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone (9 Agustus), GP Aragon di MotorLand Aragon (30 Agustus), GP San Marino di Misano World Circuit (13 September), MotoGP Austria di Red Bull Ring (20 September), dan MotoGP Jepang di Twin Ring Motegi (4 Oktober) sebelum akhirnya berlaga di Sirkuit Mandalika.

Veda Ega akan bersaing di kelas Moto3, sementara Mario Aji melanjutkan perjuangannya di kelas Moto2.

Direktur Utama MGPA periode 2022-2026 sekaligus pengamat motorsport Andhi Satria menilai sesi latihan tersebut memberikan keuntungan penting bagi kedua pembalap Indonesia, terutama dalam memahami karakter lintasan Mandalika.

Menurutnya, pengalaman mengaspal lebih awal di Mandalika dapat menjadi modal berharga dibandingkan pembalap asing yang baru mengenal karakter sirkuit saat sesi free practice MotoGP 2026.

Andhi menjelaskan, latihan yang dilakukan Veda Pratama dan Mario Aji bukan hanya sekadar mencari catatan waktu terbaik.

BACA JUGA:Jadi Lokal Hero, Nakagami Dapat Wildcard di MotoGP Jepang Oktober Mendatang

Sesi tersebut bertujuan untuk memperbanyak jarak tempuh, menemukan racing line ideal, serta membangun muscle memory atau refleks otot terhadap karakter lintasan.

"Mereka mencari waktu dan jarak tempuh kilometer sebanyak-banyaknya di Sirkuit Mandalika untuk mencari alternatif mencatatkan waktu terbaik dan membangun muscle memory," ujar Andhi.



Meski motor yang digunakan saat latihan berbeda dengan motor balap resmi, pengalaman tersebut tetap membantu pembalap memahami kondisi aspal, tikungan, hingga karakter angin di beberapa sektor sirkuit.

Salah satu tantangan utama Mandalika adalah hembusan angin laut yang cukup kuat, terutama di sektor tikungan 6 hingga tikungan 10.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait