BNI Catat Fundamental Bisnis Kokoh di Bawah Danantara, Ditopang Pertumbuhan Kredit dan Kualitas Aset

Rabu 05-08-2026,17:57 WIB
BNI Catat Fundamental Bisnis Kokoh di Bawah Danantara, Ditopang Pertumbuhan Kredit dan Kualitas Aset

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan kinerja fundamental yang solid hingga semester I 2026, di tengah tantangan likuiditas industri perbankan dan geopolitik serta ekonomi global yang dinamis.--BNI

JAKARTA, DISWAY.ID - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan kinerja fundamental yang solid hingga semester I 2026, di tengah tantangan likuiditas industri perbankan dan geopolitik serta ekonomi global yang dinamis.

Pertumbuhan kredit yang sehat dan terdiversifikasi dengan baik, struktur pendanaan yang kuat, kualitas aset yang terjaga, serta transformasi bisnis yang berkelanjutan menjadi fondasi BNI dalam menciptakan pertumbuhan yang berkualitas dan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. 

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan, perseroan terus memperkuat fundamental bisnis melalui strategi pertumbuhan yang berorientasi pada kualitas, penguatan bisnis inti, serta transformasi organisasi dan digital secara berkelanjutan. 

BACA JUGA:Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

"Di tengah perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis, BNI mengarahkan sumber daya pada sektor dan ekosistem yang memiliki prospek pertumbuhan sehat. Pendekatan ini memungkinkan perseroan menjaga produktivitas aset sekaligus meningkatkan relevansi layanan bagi nasabah di setiap segmen," ujar Putrama. 

Menurut Putrama, arah pengembangan bisnis tersebut sejalan dengan agenda transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia yang menitikberatkan pada penguatan fundamental perusahaan, penerapan tata kelola yang profesional, serta penciptaan nilai secara berkelanjutan. 

BACA JUGA:Transformasi BUMN di Bawah Danantara Perkuat Layanan Publik, Telkomsel Tumbuh Sehat di Semester I 2026

Transformasi Digital dan Implementasi BRAVE Perkuat Produktivitas Bisnis 

Transformasi digital dan penguatan jaringan menjadi salah satu penggerak utama peningkatan produktivitas dan pertumbuhan bisnis BNI.

Hingga akhir Juni 2026, jumlah pengguna wondr by BNI mencapai 15,1 juta, dengan volume transaksi tumbuh 110% secara tahunan.

Sementara pada segmen wholesale, jumlah pengguna BNIdirect mencapai 280 ribu, dengan volume transaksi tumbuh 17% secara tahunan menjadi Rp6.039 triliun.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin luasnya pemanfaatan kanal digital BNI oleh nasabah ritel maupun korporasi. 

BACA JUGA:Purbaya Tegaskan Danantara Tak Punya Hak Suara di KSSK, Hanya Beri Masukan

Dari sisi jaringan, implementasi BRAVE atau Branch, Region & Area Value Empowerment kini telah diterapkan di seluruh wilayah operasional BNI.

Program tersebut memperkuat fungsi kantor cabang sebagai pusat penjualan, meningkatkan produktivitas jaringan, serta mengoptimalkan potensi bisnis di setiap daerah. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait