Siapkan LPJ Hampir 1.000 Halaman, Gus Yahya Yakin Tak Ada Penolakan di Muktamar NU

Jumat 28-08-2026,14:44 WIB
Reporter: M Purwadi |
Siapkan LPJ Hampir 1.000 Halaman, Gus Yahya Yakin Tak Ada Penolakan di Muktamar NU

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya Pondok di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Jum'at, 28 Agustus 2026.-Dok/Disway.id-

JOMBANG, DISWAY.ID - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyatakan telah menyiapkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode 2021-2026 untuk disampaikan dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). LPJ tersebut disebut memiliki ketebalan hampir 1.000 halaman.

Gus Yahya mengatakan tebalnya laporan tersebut mencerminkan padatnya kegiatan dan program yang dijalankan PBNU selama lima tahun terakhir. Ia juga mengklaim hampir seluruh amanat Muktamar ke-34 NU di Lampung telah berhasil direalisasikan.

“Alhamdulillah kita sudah siapkan. LPJ kita hampir 1.000 halaman,” ujar Gus Yahya di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Jum'at, 28 Agustus 2026.

Menurut Gus Yahya, capaian kepengurusan PBNU selama periode 2021-2026 tidak hanya tercermin dalam dokumen pertanggungjawaban. Sejumlah perubahan yang diperkenalkan selama masa kepengurusannya, kata dia, juga telah dirasakan oleh jajaran NU di tingkat wilayah dan cabang.

BACA JUGA:Lesehan Bareng Ratusan Kader NU di Jombang, Gus Yahya Tegaskan Jati Diri NU

Ia menyebut Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) sebagai pihak yang turut merasakan berbagai pembaruan tersebut.

“Mereka sudah menikmati hal-hal baru yang kita introduksir, yang meningkatkan kinerja, mempermudah manajemen organisasi, dan lain sebagainya,” katanya.

Berdasarkan capaian tersebut, Gus Yahya optimistis laporan pertanggungjawaban kepengurusan PBNU dapat diterima oleh para muktamirin dalam Muktamar ke-35 NU.

Ia bahkan menilai tidak terdapat alasan kuat bagi peserta muktamar untuk menolak LPJ yang akan disampaikan. Namun, keputusan akhir tetap berada dalam forum Muktamar.

“Saya kira enggak ada alasan menolaknya. Dari sisi apanya juga enggak ada ya. Kita lihat nanti,” ujar Gus Yahya.

BACA JUGA:Muktamar NU, Sistem Pemilihan Ketum dan Rangkap Jabatan Jadi Bahasan Alot Sidang Komisi Organisasi

Penyampaian LPJ menjadi salah satu agenda penting dalam forum Muktamar karena menjadi bagian dari evaluasi terhadap perjalanan kepengurusan PBNU selama satu periode. Dokumen tersebut sekaligus akan menjadi bahan bagi para muktamirin dalam menilai pelaksanaan amanat organisasi selama lima tahun terakhir.

Di tengah proses tersebut, dinamika menjelang Muktamar ke-35 NU juga diwarnai isu mengenai dugaan intervensi terhadap PWNU dan PCNU. Isu tersebut termasuk dugaan adanya upaya memengaruhi pihak-pihak yang mendukung Gus Yahya sebagai calon petahana Ketua Umum PBNU.

Menanggapi isu tersebut, Gus Yahya menyatakan keyakinannya terhadap integritas PWNU dan PCNU. Menurut dia, para pengurus di tingkat wilayah dan cabang memiliki pertimbangan sendiri dalam menentukan sikap sehingga tidak mudah diarahkan oleh kepentingan pragmatis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: