Disrupsi Teknologi, BI Kembali Tekankan Pentingnya Jaga Stabilitas Ekonomi

Senin 31-08-2026,19:54 WIB
Disrupsi Teknologi, BI Kembali Tekankan Pentingnya Jaga Stabilitas Ekonomi

Bank Indonesia mengambil peran aktif dalam mengarahkan perkembangan ekosistem digital agar teknologi tetap menjadi sarana untuk mencapai manfaat ekonomi yang lebih luas-Disway/Bianca Khairunisa-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Dengan perubahan global yang semakin kompleks imbas disrupsi teknologi dan geoekonomi, Bank Indonesia (BI) kembali menekankan pentingnya penjagaan stabilitas makrofinansial melalui sinergi kebijakan lintas otoritas dan negara.

Dalam hal ini, Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Djiwandono turut menuturkan bahwa sinergi tersebut dapat menjadi jangkar stabilitas ekonomi dan keuangan, yang membuat inovasi bisa tumbuh dengan aman. 

BACA JUGA:Gunung Sinabung Erupsi Hari Ini Semburkan Abu Vulkanik hingga 3.500 Meter, Warga Diminta Waspada

"Karena itu, sinergi kebijakan lintas otoritas dan lintas negara menjadi keharusan," tegas Thomas kepada media di Jakarta, pada Senin (31/08).

Bukan tanpa alasan. Menurut Thomas, mempertahankan stabilitas sendiri telah menjadi prasyarat mendasar bagi kemajuan suatu negara, di tengah berlangsungnya “creative destruction" dari disrupsi teknologi, yang terus menggerakkan dinamika ekonomi. 

Oleh karena itulah, dirinya menekankan agar inovasi dapat berkembang dengan aman, bauran kebijakan yang terintegrasi juga harus terus berinovasi merespons guncangan yang semakin nonlinier.

BACA JUGA:Prabowo: Indonesia Negara Besar, Tak Mungkin Hanya Dipimpin Satu Partai

"Teknologi membawa efisiensi, tetapi efisiensi tidak boleh terpisah dari kemanusiaan. Inklusivitas tidak datang dengan sendirinya bersama teknologi, melainkan harus dirancang ke dalamnya," tegas Thomas.

Lebih lanjut, Thomas juga menyampaikan bahwa persoalan multidimensi yang dihadapi saat ini tidak dapat diselesaikan oleh bank sentral secara soliter.

Menurutnya, kolaborasi lintas negara dan jaring pengaman keuangan kawasan dibutuhkan sebagai perisai bersama dalam menghadapi dinamika siklus keuangan global.

"Karena itu, Bank Indonesia mengambil peran aktif dalam mengarahkan perkembangan ekosistem digital agar teknologi tetap menjadi sarana untuk mencapai manfaat ekonomi yang lebih luas," tutup Thomas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: